detikNews
Kamis 14 November 2019, 08:23 WIB

Kepercayaan Publik Turun 15% di Survei, Polri: Karena Hoax

Audrey Santoso - detikNews
Kepercayaan Publik Turun 15% di Survei, Polri: Karena Hoax Foto: Kadiv Humas Polri Irjen Mohammad Iqbal (Audrey/detikcom)
Jakarta - Hasil survei LSI Denny JA merilis kepercayaan publik terhadap Polri turun sekitar 15% usai Pilpres 2019. Polri meyakini penyebab turunnya kepercayaan publik tersebut karena maraknya hoax yang menyerang Korps Bhayangkara.

"Naik turunnya kepercayaan publik terhadap suatu lembaga negara adalah sebuah dinamika. Namun penyebab kepercayaan publik (terhadap Polri) menurun juga karena adanya hoax, sehingga tidak sepenuhnya benar menurun jika publik tak terpengaruh hoax," kata Kadiv Humas Polri Irjen Mohammad Iqbal kepada detikcom, Kamis (14/11/2019).


Iqbal mengatakan pihaknya menghargai hasil survei tersebut. Dia juga mengungkapkan Polri terus berusaha meraih hati rakyat.

"Setiap hasil survei kami hargai. Pada prinsipnya kami akan terus berusaha, berupaya untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat, publik kepada kami lewat pelayanan yang maksimal," ucap Iqbal.


Terakhir, Iqbal menyampaikan turunnya tingkat kepercayaan publik ini menjadi motivasi Polri untuk bekerja lebih profesional, modern dan terpercaya sesuai dengan konsep promoter.

Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA merilis hasil survei kepercayaan publik terhadap institusi negara dan lembaga sosial usai Pilpres 2019. Hasilnya menyatakan kepercayaan publik terhadap Presiden, DPR, Polri, hingga KPK terjadi penurunan.


Penelitian ini dilakukan dalam kurun waktu pra dan usai Pilpres 2019 yaitu pada Juli 2018 dan September 2019. Survei dilakukan terhadap 12 institusi negara dan lembaga sosial. Metode yang dilakukan yakni multistage random sampling dengan populasi di 34 provinsi, serta menggunakan 1.200 responden. Margin of error sekitar 2,9 %.

"Mereka yang percaya bahwa Polri bekerja untuk kepentingan rakyat sebesar 87,8% pada Juli 2018. Pada September 2019, pasca pilpres, mereka yang percaya bahwa Polri bekerja untuk kepentingan rakyat menurun menjadi 72,1%," ucap Peneliti LSI Denny JA, Adjie Alfaraby di Pisa Kafe, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (13/11).
(aud/dkp)


Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com