Round-Up

Jokowi Menolak Penindakan Tanpa Peringatan

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 14 Nov 2019 07:36 WIB
Presiden Jokowi (Foto: Andhika Prasetia/detikcom)
Presiden Jokowi (Foto: Andhika Prasetia/detikcom)


Arahan Jokowi itu turut disambut KPK. Lembaga antirasuah itu menegaskan bila pencegahan menjadi salah satu instrumen yang dikedepankan selama ini, tanpa mengesampingkan penindakan.

"Dengan adanya pernyataan Presiden tersebut, KPK mengajak semua institusi pemerintah untuk lebih serius melakukan upaya pencegahan korupsi di kementerian masing-masing. Arahan Presiden tersebut semestinya dipahami demikian, agar jika pencegahan berjalan maksimal, maka tindak pidana korupsi dapat berkurang," kata Kabiro Humas KPK Febri Diansyah.




KPK sendiri disebut Febri tengah melakukan sejumlah program pencegahan korupsi untuk kementerian dan lembaga. Febri mengatakan dari program itu menghasilkan sejumlah rekomendasi yang bisa dilakukan oleh kementerian/lembaga dalam pencegahan korupsi. Bahkan menurut Febri, tim KPK ada yang turun sampai ke daerah-daerah untuk melakukan pencegahan.

"Ada hasil kajian pengelolaan lapas, kajian di sektor kesehatan, pengelolaan haji, migas dan lain-lain. Rekomendasi pencegahan dan perbaikan sistem merupakan salah satu output kajian tersebut," ucapnya.

Meski demikian Febri menyampaikan KPK tetap pada marwahnya menindak korupsi. "Jangan coba-coba lakukan korupsi karena jika kejahatan telah terjadi, apalagi korupsi sebagai kejahatan luar biasa, maka penegakan hukum akan dilakukan," kata Febri.
Halaman

(dhn/dkp)