detikNews
Rabu 13 November 2019, 17:37 WIB

Duo Perampok Money Changer Komplotan Rusia Divonis 7 Tahun Bui

Aditya Mardiastuti - detikNews
Duo Perampok Money Changer Komplotan Rusia Divonis 7 Tahun Bui Foto: Aditya Mardiastuti-detikcom
Denpasar - Dua perampok money changer di Bali Georgii Zhukov (40) dan Robert Haupt (41) divonis tujuh tahun bui. Warga negara Rusia dan Ukraina itu dinyatakan bersalah melakukan pencurian di Benoa, Bali.

"Mengadili menyatakan terdakwa Georgii Zhukov dan Robert Haupt terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana pencurian dengan kekerasan. Menjatuhkan pidana penjara selama tujuh tahun dikurangi selama terdakwa berada dalam tahanan," kata ketua majelis hakim I Wayan Kawisada saat membacakan vonis di PN Denpasar, Jl PB Sudirman, Denpasar, Bali, Rabu (13/11/2019).

Majelis hakim berpendapat hal yang memberatkan yakni kedua terdakwa tidak mengakui perbuatannya dan berbelit-belit di persidangan. Sementara hal yang meringankan terdakwa bersikap sopan selama menjalani sidang.

"Hal-hal yang memberatkan yaitu para terdakwa tidak mengakui perbuatannya, berbelit-belit selama proses persidangan, mengakibatkan korban mengalami luka-luka dan merusak citra Pulau Bali sebagai destinasi pariwisata yang aman.

Hal yang meringankan bahwa para terdakwa bersikap sopan selama persidangan," jelas hakim.

Kasus itu bermula saat kedua terdakwa bersama tiga rekannya mendatangi money changer di wilayah Benoa menggunakan mobil. Empat orang di antaranya masuk melalui pintu belakang money changer PT BMC dan langsung memukul dan membekap sekuriti, sementara satu orang berjaga di dalam mobil dalam kondisi menyala.

Keempat WNA tersebut lalu mengambil uang yang di laci kasir dan satu unit brankas, dan meninggalkan tempat kejadian. Atas perbuatan kedua terdakwa ini pihak money changer mengalami kerguian Rp 1.006.873.350, dan korban sekuriti kehilangan dompetnya yang berisi uang tunai senilai Rp 350 ribu.

Kasus perampokan money changer ini sempat bikin heboh karena saat beraksi para pelaku menutupi wajahnya menggunakan jas hujan dan tutup kepala. Salah satu komplotan perampok ini, Alexei Korotkikh (43), tewas ditembak polisi saat penangkapan.

Atas perbuatannya kedua terdakwa dinyatakan terbukti bersalah melanggar pasal 365 ayat (1), ayat (2) ke-1, dan ke-2 KUHP.


Simak juga video "Usai Bunuh Pacar, Profesor Rusia Simpan Potongan Lengan di Tas" :

[Gambas:Video 20detik]


(ams/fdn)


Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com