Dari Mana Uang Cash Kedaluwarsa Rp 23 Miliar Wiranto? Bambang: Mana Saya Tahu

Andi Saputra - detikNews
Rabu, 13 Nov 2019 07:57 WIB
Wiranto (rengga/detikcom)
Wiranto (rengga/detikcom)

Uang sebanyak itu dititipkan ke Bambang untuk bisnis trading batu bara di Singapura. Belakangan bisnis batu bara lesu. Wiranto tidak terima dan menggugat Bambang untuk mengembalikan uang itu plus bunga. Total kerugian yang digugat sebesar Rp 44,9 miliar. Kasus ini masih berlangsung di PN Jakpus.

"Jadi itu sumber uang, uang pribadi, uang Pak Wiranto klien kami. Saya tegaskan itu tidak ada uang partai, itu uang pribadi," kata kata pengacara Wiranto, Adi Warman.


Adi menjelaskan, uang Rp 23 miliar itu hendak disetor Wiranto ke rekening pribadinya, namun melalui perantara Bambang Sujagad. Saat penyerahan uang itu, ada kesepakatan antara Wiranto dan Bambang untuk tidak boleh memakai uang itu tanpa sepengetahuan Wiranto.

"Jadi uang itu dititip ke Pak Bambang untuk disetorkan ke bank, dititip untuk disetor ke bank, dan di situ sepakat kedua-keduanya dilarang Pak Bambang pakai uang tersebut tanpa seizin Pak Wiranto. Apabila Pak Wiranto memerlukan, ya, boleh diambil kembali, nah faktanya saat Pak Wiranto minta, itu Pak Bambang nggak ngasih," kata Adi menjelaskan.

Dia mengatakan Wiranto sudah beberapa kali mencoba menagih ke Bambang. Namun selalu ada alasan Bambang untuk menghindar.

"Faktanya waktu klien kami minta secara, baik banyak sekali alasan, alasannya sudah digunakan untuk usaha," ucapnya.
Halaman

(asp/aan)