Pertamina Ajak Generasi Muda Tanam Mangrove di Pantai Banten

Pertamina Ajak Generasi Muda Tanam Mangrove di Pantai Banten

Adinda Purnama Rachmani - detikNews
Selasa, 12 Nov 2019 18:43 WIB
Foto: pertamina
Foto: pertamina
Jakarta -

PT Pertamina (Persero) bekerja sama dengan Dinas Kelautan dan Perikanan melakukan upaya peningkatan kepedulian masyarakat terhadap pentingnya ekosistem laut dan kelestarian lingkungan.

Caranya dengan mengajak puluhan siswa Sekolah Pantai Indonesia untuk menanam bibit mangrove pdi Kawasan Pesisir Pantai Serang, Pantai Lontar, Kecamatan Tirtayasa, Serang, Banten.

Para siswa tersebut menanam bibit mangrove di titik yang belum tersulam pohon mangrove, di kawasan wisata dan konservasi mangrove Kabupaten Serang. Kegiatan ini dilakukan Pertamina sejak 2018, hingga saat ini sudah ditanam 15 ribu mangrove di lokasi tersebut.

Unit Manager Comrel dan CSR Pertamina Marketing Operation Region III, Dewi Sri Utami mengatakan sosialisasi mangrove ini perlu dilakukan, mengingat kondisi mangrove di Indonesia khususnya Pantai Utara Jawa sudah dalam tingkatan yang mengkhawatirkan.

"Aksi sinergi Pertamina dan Dinas Kelautan dan Perikanan ini sebagai upaya mengedukasi masyarakat khususnya generasi muda, agar peduli akan pentingnya ekosistem laut bagi kelestarian kita," ucap Dewi, dalam keterangan tertulis, Selasa (12/11/2019).

Dengan mengusung tema 'Lestari Mangroveku, Lestari Bumiku' Pertamina dan Dinas Kelautan dan Perikanan berupaya menanamkan keberadaan hutan mangrove tidak untuk dieksploitasi besar-besaran, tetapi harus dimanfaatkan secara bijak sebagaimana fungsi dan manfaatnya.

Diketahui, tanaman mangrove memiliki manfaat yang sangat besar antara lain menyerap polusi udara, tempat tumbuh kembang habitat biota laut dan satwa penjaga ekosistem, penyedia nutrien, dan zat hara yang memiliki fungsi sangat besar seperti abrasi dan menjaga daerah pesisir.

"Tak hanya penanaman bibit mangrove, hari ini siswa juga belajar mengolah sampah yang tidak mudah hancur. Sampah seperti plastik hingga sterofoam diolah menjadi ecobrick (bata ramah lingkungan) dan kerajinan tangan," tutupnya.


Simak juga video "Hutan Mangrove Tarakan, Rumah Bagi Primata Asli Borneo yang Hadapi Kepunahan" :

[Gambas:Video 20detik]



(mul/ega)