Bahas Lapangan Kerja, Sandi Singgung Rencana Jokowi Pangkas Eselon

Bahas Lapangan Kerja, Sandi Singgung Rencana Jokowi Pangkas Eselon

Zunita Putri - detikNews
Selasa, 12 Nov 2019 17:36 WIB
Foto: Marlinda/detikcom
Foto: Marlinda/detikcom
Jakarta - Sandiaga Uno menyinggung rencana Presiden Joko Widodo (Jokowi) memangkas jabatan eselon II dan IV. Hal itu disinggung Sandi saat berbicara soal era Industri 4.0 yang kemudian bersambung ke lapangan kerja.

"Saya punya beberapa pertanyaan, apakah menurut anda Industri 4.0 bikin tambah kerjaan atau lebih mengurangi? Jawabannya adalah lebih banyak pekerjaan. Akomodasi? Lebih bertambah. Pemerintah? Pak jokowi menginginkan pemangkasan eselon 2 dan eselon 4, tetapi pada saat yang sama menambah jumlah Wamen, pemerintah juga lebih banyak pekerjaan," kata Sandi dalam sambutannya di acara 'Never Give Up 4.0', Jalan Mega Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (12/11/2019).

"Industri 4.0 akan sangat berpotensi menambah jumlah kerja, tetapi juga akan menghilangkan kerja, harus ada positifme di situ. Saya sangat optimistik dengan kondisi tersebut, tetapi juga kita harus berhati-hati," imbuhnya.


Sandi awalnya membahas tentang perlunya kesiapan diri kaum milenial untuk beradaptasi dengan segala perubahan yang terjadi di era digital. Sandi memberi contoh dirinya fokus terhadap kemunculan aplikasi-aplikasi digital.

"Saya ingin fokus pada aplikasi, kehidupan kalian dari tradisional logistik dulu dengan sepeda motor, mobil, dalam 20 tahun yang akan depan kita akan mungkin menggunakan drone untuk pergi, ya seperti Go-Jek, Go-Car, atau go-fly lah, karena itu kita harus berpikir ke depan jauh. Robot, mungkin tiga sampai empat tahun ke depan akan membantu atau mengubah kita," ujar Sandi.


Dia mengatakan dunia industri di zaman sekarang sudah banyak mengalami perubahan dan tantangan ke depan untuk manusia adalah digitalisasi di semua bidang, di mana robot bisa menggantikan pekerjaan manusia.

"Ke depan untuk belajar the next big thing dalam industri 4.0, kita tahu hal itu mengubah jenis pekerjaan kita, bahkan menghancurkan. Di Indonesia 23 juta pekerjaan akan digantikan oleh otomatisasi atau robot, tapi juga akan diikuti dengan penciptaan lapangan pekerjaan baru, adalah kerja baru, industri health care, konstruksi, manufaktur, sektor retail. Ini sektor yang akan membutuhkan data analysis base data yang akan dibutuhkan ke depan," ucapnya.




Simak juga video "Mega-Jokowi-Paloh Akrab di Kongres NasDem, Puan: Koalisi Masih Solid" :

[Gambas:Video 20detik]

(zap/aud)