detikNews
Selasa 12 November 2019, 16:37 WIB

DPRD Sulsel Cek Serapan Anggaran Daerah Calon Penerima Bantuan Pemprov

Noval Dhwinuari Antony - detikNews
DPRD Sulsel Cek Serapan Anggaran Daerah Calon Penerima Bantuan Pemprov Ketua Komisi A DPRD Sulsel Selle KS Dalle (Noval Dhwinuari Antony/detikcom)
Makassar - Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Nurdin Abdullah merencanakan anggaran Rp 500 miliar di RAPBD 2020 untuk bantuan kabupaten/kota. DPRD Sulsel akan mengecek serapan anggaran daerah kabupaten/kota penerima bantuan pemprov.

Ketua Komisi A--yang membidangi pemerintahan--DPRD Sulsel Selle KS Dalle mengatakan bantuan pemprov ke kabupaten/kota merupakan kebijakan Pemprov Sulsel untuk mendorong pembangunan infrastruktur di daerah. Pada 2019, pemprov menganggarkan Rp 378 miliar untuk bantuan daerah.

"Kalau ini disia-siakan, ya sudah bisa kita pertimbangkan untuk dikasih ke daerah lain yang lebih siap," kata Selle saat ditemui di gedung DPRD Sulsel, Jalan Urip Sumoharjo, Makassar, Selasa (12/11/2019).




Selle sangat menyayangkan ada daerah kabupaten/kota penerima bantuan pemprov yang tidak menyerap anggaran dengan baik.

Dia menduga penyebab serapan bantuan pemprov rendah karena bantuan tersebut baru turun setelah APBD kabupaten/kota disahkan.

"Bisa jadi bantuan keuangan itu turun dari provinsi setelah penetapan APBD di kabupaten/kota yang ada. Sehingga mungkin butuh mekanisme entah perubahan parsial kah atau apa, sehingga itu bisa jalan," ujarnya.

"Tetapi kalau mau bicara prinsip, sangat disayangkan, karena itu kan kewenangan kabupaten yang di-support oleh provinsi. Nah kalau sudah di-support dengan uang lalu kemudian tidak dimanfaatkan dengan baik, sayang, yang rugi rakyat," lanjutnya.

Selain itu, Selle menduga serapan anggaran yang rendah disebabkan program kabupaten/kota yang dibantu pemprov tidak menjadi program prioritas daerah penerima bantuan.



"Tetapi sesungguhnya, mestinya tidak ada jalan lain, harus dilaksanakan. Apalagi kita bikin aturan ini di Banggar. Kabupaten penerima keuangan tahun ini kita tidak kasih lagi tahun depan. Apalagi kalau (tidak diserap dengan baik), kita nggak kasih lagi," paparnya.

Namun Selle belum merinci mana saja kabupaten/kota penerima bantuan yang serapan anggarannya masih rendah. Dia hanya menegaskan daerah yang tidak melakukan penyerapan dengan baik tidak akan diberi bantuan.

"Dan ini kan harus ada aspek pemerataannya, tidak boleh hanya menumpuk pada satu wilayah bantuan keuangan ini," tuturnya.



Simak juga video "DPRD DKI Pertanyakan Anggaran Trotoar Capai Rp 1,2 Triliun" :

[Gambas:Video 20detik]


(nvl/fdn)


Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com