Setelah Panggil William, Badan Kehormatan Akan Bahas Rekomendasi Sanksi

Dwi Andayani - detikNews
Selasa, 12 Nov 2019 15:34 WIB
Foto: Instagram willsarana
Foto: Instagram willsarana

"Di dalam tatib dewan ada 3, kalau terbukti melakukan pelanggaran kode etik bagi anggota dewan, paling rendah hanya teguran lisan, kalau menengah ada teguran tertulis, yang paling berat itu ya diusulkan pemberhentian jabatan," kata Achmad.

Namun, dia mengatakan BK belum memutuskan apakah William terbukti atau tidak melanggar kode etik. "Belum sampai situ, belum ada keputusan. Kami rapat dulu," ujarnya.


Diketahui sebelumnya, BK DPRD DKI Jakarta memanggil anggota DPRD DKI Fraksi PSI, William Aditya Sarana, terkait laporan atas pembongkaran rancangan anggaran DPRD DKI. William mengaku ditanya soal kronologi upload rancangan anggaran DKI di media sosial.

"Tadi saya menjawab apa yang ditanyakan, salah satunya terkait kronologi kami upload itu ke media sosial. Sikap politik kami dari PSI memang ingin APBD rancangan di-upload, itu tujuan kami upload di media sosial," ujar William.


William PSI Unggah Anggaran Lem Aibon, BK DPRD: Itu Masih Mentah Betul

[Gambas:Video 20detik]

Halaman

(dwia/aan)