Polisi: King Kobra yang Tewaskan Rendy Dibawa Komunitas Pecinta Reptil

Polisi: King Kobra yang Tewaskan Rendy Dibawa Komunitas Pecinta Reptil

Sachril Agustin Berutu - detikNews
Senin, 11 Nov 2019 22:20 WIB
Foto: Rendy dan ularnya (dok.istimewa)
Foto: Rendy dan ularnya (dok.istimewa)
Depok - Seekor ular king kobra mematuk tuannya, Rendy Arga Yudha (18), hingga tewas. Polisi menyebut ular tersebut kini sudah dievakuasi.

Kapolsek Cimanggis AKP Bagus Panuntun mengatakan, ular milik Rendy itu telah dibawa komunitas reptil. Ular tersebut, dibawa sehari setelah Rendi dipatuk atau pada Kamis (7/11).

"Iya benar, dievakuasi komunitas ke Bekasi," kata Bagus, ketika dihubungi, Senin (11/11/2019).

Bagus mengatakan, evakuasi dilakukan sebagai bentuk antisipasi. Dia menjelaskan, ular king kobra itu dievakuasi agar tidak mematuk orang lain.

Evakuasi ini pun, lanjutnya, sudah mendapat persetujuan dari Pakde Rendi dan warga sekitar.

"Ke depannya sementara ini kemungkinan dipelihara komunitas. Karena mungkin komunitas itu sudah lebih ahli dan lebih tahu kan. Apakah nanti dari komunitas akan diinikan (koordinasikan) dengan pihak yang lebih berwenang seperti Marga Satwa atau apa, itu belum diketahui. Tapi sementara ditangani komunitas," ujar Kapolsek Cimanggis.



Seperti diketahui, Rendy Arga Yudha tewas usai dipatuk ular peliharaannya berjenis king kobra pada Rabu (6/11/2019) kemarin, di Harjamukti, Cimanggis, Depok. Peristiwa itu terjadi saat Rendy hendak memberi minum hewan peliharaannya.

Rendy sempat menjalani perawatan di RS Universitas Indonesia selama 4 hari. Rendy dinyatakan meninggal dunia pada Minggu (10/11/2019).


Halaman

(mea/mea)