Round-Up

Gagasan-gagasan Perang Menhan Prabowo

Mochamad Zhacky - detikNews
Senin, 11 Nov 2019 21:36 WIB
Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto saat raker bersama Komisi I DPR. (Lamhot Aritonang/detimcom)


Dia mengatakan, di samping membangun infrastruktur, Indonesia harus punya perhatian lebih pada sektor pertahanan. Prabowo juga mengatakan penyusunan strategi pertahanan tak boleh didasarkan pada doa dan harapan.


Menurutnya, kebijakan dan strategi akan berujung investasi. Investasi yang dimaksudnya ialah peningkatan sumber daya manusia (SDM) dan teknologi.

"Kita boleh membangun infrastruktur yang banyak dan hebat. Tapi kalau kita tidak mampu menjaga wilayah laut dan udara kita, dan darat kita, saya kira kita akan hilang kedaulatan kita dan kemampuan kita bertahan sebagai negara," ucap Prabowo.

Dalam raker ini, Prabowo didampingi Wakil Menhan (Wamenhan) Wahyu Sakti Trenggono. Rapat ini mempunyai agenda utama ialah membahas rencana kerja Kemenhan pada 2020 beserta dukungan anggarannya. Rapat dilanjutkan pembahasan isu-isu aktual hingga perihal industri pertahanan nasional.


Seusai rapat, Prabowo mengatakan akan merumuskan strategi pertahanan negara dalam waktu dekat. Prabowo menyatakan rumusan strategi pertahanan tersebut akan dipresentasikan ke Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada awal 2020.

"Jadi kita akan segera dalam bulan Desember ini, untuk sedapatnya kita rumuskan, kita mutakhirkan doktrin pertahanan kita, strategi pertahanan kita, dan konsepsi penyelenggaraan gelar pertahanan kita. Dan pada saatnya nanti, bulan Januari tentunya kita akan mempresentasikan kepada presiden," kata Prabowo seusai raker dengan Komisi I DPR.
Halaman

(jbr/dnu)