Round-Up

Dua Kursi Jubir Dahnil Anzar

Tim detikcom - detikNews
Senin, 11 Nov 2019 21:07 WIB
Dahnil Anzar Simanjuntak (Foto: Rifkianto Nugroho/detikcom)
Dahnil Anzar Simanjuntak (Foto: Rifkianto Nugroho/detikcom)
Jakarta - Dahnil Anzar Simanjuntak didapuk menjadi juru bicara Prabowo Subianto. Tak hanya sebagai jubir Ketua Umum Partai Gerindra, Dahnil juga menjadi jubir Menteri Pertahanan (menhan).

Kepastian Dahnil menjadi jubir Menhan tampak pada rapat kerja perdana Menhan dengan Komisi I DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (11/11/2019). Dahnil yang memakai setelan jas dengan name tag terpasang di kantong kirinya duduk manis di belakang Wakil Menteri Pertahanan, Wahyu Sakti Trenggono.

Kehadiran Dahnil pun membuat bertanya-tanya. Pasalnya, eks Ketum PP Pemuda Muhammadiyah itu tak memiliki posisi di Kementerian Pertahanan (Kemhan).

Dua Kursi Jubir Dahnil AnzarFoto: Lamhot Aritonang




Usai raker, Dahnil baru membuka diri. Dahnil mengaku telah ditunjuk sebagai jubir Menhan. Dia menjelaskan, jubir termasuk dalam Staf Khusus Bidang Komunikasi Publik dan Hubungan Antarlembaga Sosial Ekonomi.

"Iya (jubir Menhan)," kata Dahnil saat dimintai konfirmasi, Senin (11/11/2019).

"Jubir Menhan itu masuknya Stafsus. Itu masuknya Stafsus Bidang Komunikasi Publik dan Hubungan Antarlembaga Sosial Ekonomi," sebut Dahnil.



Jauh sebelumnya, Dahnil juga ditunjuk Prabowo untuk menjadi jubirnya sebagai Ketum Gerindra. Penunjukan itu dilakukan usai gelaran Pilpres 2019 usai. Pada Pilpres 2019, Dahnil sendiri menjabat sebagai Koordinator Jubir Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga Uno.

Penunjukan Dahnil dilakukan pada bulan Juli 2019 lalu. Penunjukannya diumumkan langsung oleh Prabowo melalui akun Twitternya pada 28 Juli 2019 lalu.

"Selamat malam sahabat, selamat berakhir pekan. Pada kesempatan ini saya ingin menyampaikan bahwa mulai ke depan saya dibantu Bung Dahnil Anzar sebagai juru bicara resmi Ketua Dewan Pembina /Ketua Umum Partai Gerindra," kata Prabowo lewat Twitter, Minggu (28/7/2019).

"Untuk itu, jika ada pertanyaan dan diskusi yang tidak sempat kita jalin melalui twitter dan fanpage pribadi saya, sahabat juga dapat menanyakan pandangan dan pernyataan saya kepada Bung Dahnil Anzar. Terima kasih atas perhatiannya," imbuhnya.



Kala itu, Dahnil menerima penugasan Prabowo karena tertarik pada visi besar eks Danjen Kopassus itu.

"Tentu di politik ketika Pak Prabowo meminta dan selama satu tahun ini saya banyak berdiskusi dengan Pak Prabowo, sehingga terus terang saya tertarik dengan visi besar beliau dan visi besar itu diinvestasikan lewat Gerindra," kata Dahnil kepada wartawan, Senin (29/7). (mae/dnu)