DPR Minta Mabes Polri Buru si Ahli Bom Tedi

DPR Minta Mabes Polri Buru si Ahli Bom Tedi

- detikNews
Senin, 14 Nov 2005 20:45 WIB
Jakarta - Mabes Polri diharapkan segera memburu Tedi, salah satu ahli bom yang lolos sewaktu penggerebekan yang dilakukan Polri di Semarang. Nama Tedi muncul dari pengakuan Cholili saat dia diperiksa oleh kepolisian. "Belum jelas apakah Tedi ini Noordin Moh Top atau kader lain. Tapi mungkin ini juga kader lain," anggota Komisi I DPR Joko Susilo saat bertemu dengan petinggi Polri di ruang Rupatama, Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Senin (14/11/2005)."Cholili meyakini suara dalam VCD yang dipertunjukkan adalah suara Tedi. Antara lain, suara itu memberi instruksi dan cara membuat bom," kata Joko.Tedi ini ternyata bisa membuat bom yang sangat rumit. Dengan demikian berarti ada orang luar yang bisa membuat bom canggih selain Azahari dan Arman. Bom canggih ini, kata Joko, yang bisa dilekatkan di mobil atau di dinding dan diledakkan dengan remote control. "Detonator bom dibuat dari antena radio yang dipotong-potong. Ini karena dia tidak berhasil mendapatkan detonator pabrikan," ujarnya.Joko yakin Tedi adalah kader selain Arman yang direkrut Azahari dan Noordin Moh Top. Bahkan kader-kader yang di bawah didikan Azahari pun masih banyak. "Kesimpulan berangkat dari banyaknya VCD yang diperkirakan berfungsi sebagai rekrutmen massal. VCD itu juga berisi antara lain cara merakit bom, panduan latihan militer dan pengakuan tiga pelaku peledakan bom Bali II," ujarnya.VCD ini dijabarkan secara manual seperti petunjuk untuk merakit alat-alat elektronik atau komputer. "Fungsinya ini untuk mempengaruhi jangan sampai digandakan karena berbahaya," ujarnya.Anggota DPR AM Fatwa mengatakan, dalam pengarahan juga ditunjukkan suara Noordin M Top dalam VCD itu. "Tapi ini hanya diperkirakan Kapolri sebagai Noordin M Top karena wajahnya ditutupi topeng tapi beraksen Melayu," ujarnya. (mar/)



Berita Terkait