"Kita mulai pekerjaan kita sebagai sakti peksos, satuan bakti pekerja sosial, harus dengan cinta. Bukan karena dorongan finansial atau keuangan semata. Finansial, keuangan penting, tapi kalau kita didasari hanya oleh kebutuhan material kita. Saya kira pekerjaan kita sulit bisa kita jiwai atau istilah kerennya kita tidak akan punya passion di dalam melakukan pekerjaan kita," kata Juliari di Hotel Harris Vertu, Jalan Hayam Wuruk, Jakarta Pusat, Senin (11/11/2019).
Juliari mengapresiasi antusiasme peserta yang akan menjalani bimbingan teknis pada 13 November 2019. Dia mengatakan peserta bimbingan teknis yang terdiri dari jajaran Kementerian Sosial dan aktivis peduli lingkungan merupakan ujung tombak.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, Juliari menilai pekerjaan di bidang sosial merupakan pekerjaan yang sangat sulit. Dia menyebutkan, jika tidak menyertakan hati, maka tidak akan bertahan lama.
"Jadi pekerjaan teman-teman semua adalah pekerjaan sulit dan pekerjaan yang mulia sehingga saya yakin kalau teman-teman tidak punya passion, tidak menjiwai pekerjaan tersebut pasti tidak akan bertahan lama," ucap Juliari.
Juliari menuturkan tantangan bekerja di bidang sosial di Indonesia sangat beragam. Karena itu, dia meminta seluruh jajaran untuk saling bersinergi.
"Konflik atau masalah sosial semakin beragam. Bahkan di beberapa daerah juga beda-beda juga sehingga saya hadir bukan hanya sekadar kasih sambutan, nggak. Tapi ini menunjukkan apresiasi saya mewakili seluruh kementerian sosial dan mewakili negara. Mewakili negara untuk mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada kalian semua," ucapnya.
Ke depan, Juliari menargetkan Kemensos akan menjadi data center bagi masalah sosial di Indonesia. Dia berharap target tersebut bisa tercapai.
"Kemensos ini memang kita dorong terus supaya bisa menjadi data center dari semua urusan sosial, urusan sosial kan banyak, ada kesehatan, pendidikan, anak-anak. Jadi kalau teman-teman bisa menghasilkan data yg berkualitas, juga saya kira ini juga akan sangat membantu Kemensos menjadi pusat data yang lebih baik lagi," terangnya.
Halaman 2 dari 2











































