detikNews
2019/11/11 19:04:39 WIB

Menantu Tunjukkan 'Bukti Cekal' HRS yang Dikeluarkan Otoritas Saudi

Jefrie Nandy Satria - detikNews
Halaman 1 dari 3
Menantu Tunjukkan Bukti Cekal HRS yang Dikeluarkan Otoritas Saudi Menantu menunjukkan 'bukti cekal' Habib Rizieq yang dikeluarkan otoritas Saudi (Jefrie/detikcom)
Jakarta - Habib Rizieq Syihab (HRS) mengatakan tak dapat pulang ke Indonesia karena ada 'surat pencekalan' yang dikeluarkan otoritas Arab Saudi. Menantu HRS, Habib Muhammad Hanif Bin Abdurrahman Al Attas, menunjukkan 'bukti cekal' tersebut.

Awalnya Hanif menunjukkan visa HRS untuk menjelaskan soal isu overstay Imam Besar FPI tersebut. Dia mengatakan batas akhir visa HRS habis pada 20 Juli 2018.

"Jadi akhir izin tinggal beliau di Saudi 7 Zulkaidah 1439 Hijriah bertepatan 20 Juli 2018 Masehi. Jadi kalau melewati 20 Juli itu baru disebut dengan overstay," kata Hanif di Sekretariat DPP FPI, Jl Petamburan III, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin (11/11/2019).


Hanif yang juga Ketua Umum Front Santri Indonesia (FSI) ini mengatakan HRS sempat tiga kali ingin keluar dari Saudi sebelum tanggal 20 Juli. Dia mengatakan HRS gagal meninggalkan Saudi tiga kali saat visa masih aktif.

Visa Habib RizieqVisa Habib Rizieq (Dok. Istimewa)

Tiga waktu tersebut yakni tanggal 8 Juli 2018 untuk pergi ke Kuala Lumpur, tanggal 12 Juli, dan tanggal 19 Juli. Menurutnya, HRS gagal keluar Arab Saudi karena dicekal.

Hanif mengatakan sebelum 8 Juli, Rizieq masih sempat ke Turki dan Maroko. Dia mengatakan HRS bisa keluar Saudi sebelum kasus dugaan chat mesum di Polda Metro Jaya di-SP3.


"Ini sebelum dzulqa'dah ini imam besar masih bisa. Beliau masih sempat ke Turki, sempet ke Maroko, artinya masih bisa keluar tapi pada saat itu setelah SP3 kasus chat, nah baru beliau tidak bisa keluar sebelum izinnya habis ternyata nggak bisa, dicekal," ungkapnya.



Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com