Sukmawati: Pemerintah Harus Militan Hadapi Kelompok Radikal

Audrey Santoso - detikNews
Senin, 11 Nov 2019 16:43 WIB
Foto: Sukmawati Soekarnoputri. (Ari Saputra-detikcom)
Jakarta - Putri Presiden ke-1 RI Soekarno, Sukmawati Soekarnoputri mengatakan pemerintah harus militan menghadapi kelompok radikal Namun, pemerintah juga tak boleh terlalu menekan kelompok non-nasionalisme karena Indonesia berpedoman pada asas hak asasi manusia (HAM).

"Pemerintah harus militan juga menghadapi kelompok (radikal) seperti mereka. Pemerintah sudah cukup tegas, tapi kita berpedoman dengan HAM, kalau terlalu menekan juga tidak baik. Inilah suasana demokrasi. Kita juga harus memberikan kesempatan kepada mereka selama mereka tidak mengacau," kata Sukmawati usai menghadiri Focus Group Discussion (FGD) Divisi Humas Polri bertajuk 'Bangkitkan Nasionalisme bersama Kita Tangkal Radikalisme dan Berantas Terorisme' di The Tribrata, Jakarta Selatan, Senin (11/11/2019).


Dia menuturkan cara paling sederhana untuk meningkatkan jiwa nasionalis adalah dengan mencintai kebudayaan sendiri. Dia menyebut akar rasa nasionalis adalah bangga dengan budaya daerah yang menjadi warisan bangsa Indonesia.

"Sederhananya cinta Tanah Air dan bangsa, bangga dengan kebudayaan kita sendiri. Nasionalisme itu lebih berakar di budaya daerah. Kita mesti bangga dengan warisan nenek moyang kita," ujarnya.
Selanjutnya
Halaman
1 2