detikNews
2019/11/11 15:37:27 WIB

Warga Protes Pagar Perumahan di PIK Dibongkar, Ini Penjelasan Camat

Farih Maulana Sidik - detikNews
Halaman 1 dari 2
Warga Protes Pagar Perumahan di PIK Dibongkar, Ini Penjelasan Camat Jalan Pantai Indah Timur yang sudah tidak lagi ditutup pagar (Foto: Farih Maulana Sidik/detikcom)
Jakarta - Satpol PP membongkar pagar yang menutup Jalan Pantai Indah Timur, Jakarta Utara. Namun pembongkaran itu menuai protes warga perumahan sekitar.

Warga yang memprotes merupakan penghuni Cluster Pinisi Permai di kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK). Seorang bernama Agus Widjaja mengaku sebagai kuasa dari warga tersebut menyebut pihak Satpol PP tidak memberi penjelasan atas pembongkaran pagar itu. Menurut Agus, Satpol PP turut mencabut spanduk yang dipasang warga sebagai bentuk protes atas pembongkaran pagar.
Warga Protes Pagar Perumahan di PIK Dibongkar, Ini Penjelasan CamatSalah satu bagian dari gerbang yang dibongkar (Foto: Farih Maulana Sidik/detikcom)


"Karena selain membongkar, mereka juga membawa pergi seng tersebut. Mohammad Andri selain tidak dapat menunjukkan surat apapun juga tidak menjelaskan kepada warga kenapa (pagar) itu dibongkar," ucap Agus melalui pesan singkat, Senin (11/11/2019).

Mohammad Andri yang disebut Agus merupakan Camat Penjaringan yang memberikan perintah pada Satpol PP membongkar pagar tersebut. Secara terpisah, Andri mengatakan bila jalan yang ditutup pagar tersebut merupakan lahan milik Dinas Kehutanan Pemprov DKI Jakarta.
"Iya lahan jalan itu milik Pemprov DKI Jakarta. Berdasarkan Perda (Nomor) 8 Tahun 2007, dilarang membuat gerbang (di lahan milik Pemprov)," kata Andri saat dimintai konfirmasi.

Lantas apa alasan pagar itu dibongkar?



Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com