Jokowi Ingatkan Menteri: Terbitkan 1 Aturan, Cabut 40 Aturan

Jokowi Ingatkan Menteri: Terbitkan 1 Aturan, Cabut 40 Aturan

Andhika Prasetia - detikNews
Senin, 11 Nov 2019 13:58 WIB
Foto: Andhika Prasetya/detikcom
Foto: Andhika Prasetya/detikcom
Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan jajaran menteri untuk mengefisienkan regulasi. Jokowi tidak ingin menteri memiliki terlalu banyak peraturan menteri (permen).

"Menteri kalau mau nerbitin satu permen harus cabut 40 permen karena permen kita di sini terlalu banyak, banyak sekali. Jadi tolong nanti mulai dikaji lagi, keluar satu permen potong beberapa permen. Kalau AS (Amerika Serikat) 1 memotong 2," ujar Jokowi saat rapat terbatas program cipta lapangan kerja di Kantor Presiden, Jakarta Pusat, Senin (11/11/2019).

Jokowi berkaca dari sistem regulasi di Amerika Serikat (AS). Saat bertemu Mendag AS Wilbur Ross, Jokowi diceritakan mengenai efisiensi regulasi.
"Saya perlu informasikan bahwa di AS kemarin Mendag AS Wilbur Ross bercerita ke saya di sana kalau ada menteri ingin mengeluarkan satu permen, dia harus cabut 2 permen. Di sini juga mestinya bisa kita lakukan itu," ujar Jokowi.

 "Menteri kalau mau nerbitin satu permen harus cabut 40 permen karena permen kita di sini terlalu banyak, banyak sekali, Jadi tolong nanti mulai dikaji lagi, keluar satu permen potong beberapa permen. Kalau AS (Amerika Serikat) 1 memotong 2," ujar Jokowi saat rapat terbatas program cipta lapangan kerja di Kantor Presiden, Jakarta Pusat, Senin (11/11/2019). (Andhika Prasetya/detikcom)

Untuk program cipta lapangan kerja, Jokowi juga meminta Mendagri Tito Karnavian menata hubungan pusat-daerah.


"Saya minta Mendagri menata kembali tata hubungan pemerintah pusat dan daerah, pusat dan pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten dan pemerintah kota. Dilihat betul supaya semuanya satu baris beriringan dalam cipta lapangan kerja," ujar Jokowi.

Jokowi menekankan pusat hingga daerah harus dalam satu koridor mengenai cipta lapangan kerja.

"Oleh sebab itu, reformasi di tingkat pusat harus bergulir ke provinsi, kabupaten dan kota baik dari sisi regulasi maupun kewenangan daerah dan juga sistem pelayanan birokrasi di daerah," ujar Jokowi.




Jokowi Mau Tambah Wakil Menteri, Puan: Nggak Efisien!:

[Gambas:Video 20detik]



(dkp/aan)