Gara-gara Berita Azahari, Pemilik Vila Nova Mengeluh
Senin, 14 Nov 2005 16:34 WIB
Batu -
Winarsih, pemilik Vila Nova di kawasan Batu, Malang, wajar bila geram. Maklum, vilanya pernah disebut-sebut sejumlah media massa sebagai tempat terakhir markas Azahari. Akibat pemberitaan itu, para pelanggan membatalkan menginap di vila itu. Memang, sejumlah media massa memberitakan lokasi tempat persembunyian yang disergap polisi pada Rabu (16/11/2005) lalu adalah Vila Nova yang terletak di perumahan Flamboyan, Batu, Malang. Tapi, fakta itu salah. Sebab, Vila Nova ini terletak cukup jauh dari Perumahan Flamboyan, Jl. Flamboyan, sekitar 1 km. Entah alasan apa sejumlah media massa memberitakan bahwa markas Azahari itu adalah Vila Nova (detikcom tidak pernah menyebut Vila Nova-Red). Yang jelas, penyebutan Vila Nova itu menorehkan luka pada diri Winarsih. Kepada wartawan di Vila Nova, Kompleks Songgoriti, Kota Batu, Senin (14/11/2005), Winarsih, mengeluh akibat pemberitaan sejumlah media massa yang tidak akurat itu, kini vilanya sepi pengunjung. "Saya bingung, kepada siapa saya mengadu atas kesalahan pemberitaan ini," kata Winarsih sedih. Menurut dia, tingkat hunian di vilanya menurun drastis. Dari 9 kamar yang ia sewakan, sekarang hanya terisi 1 kamar saja. "Sebenarnya kemarin ada delapan kamar yang sudah dipesan orang. Tapi, kemudian mereka membatalkan, karena pemberitaan ini," aku Winarsih. Kini, Winarsih hanya bisa pasrah. Sekarang, dia semakin memperketat vilanya dengan meminta identitas kepada para wisatawan yang akan menginap di vilanya.
(asy/)










































