Bunker di Bojonegoro Dipastikan Bukan Bahan Bom Azahari

Bunker di Bojonegoro Dipastikan Bukan Bahan Bom Azahari

- detikNews
Senin, 14 Nov 2005 16:20 WIB
Jakarta - Dipastikan timbunan mencurigakan di Dusun Betek, Gondang, Bojonegoro, bukan bahan pembuat bom. Namun timbunan tersebut berisi batubara, garam, tembaga dan air yang ditimbun oleh kelompok masyarakat yang percaya bahwa dengan menimbun benda-benda tersebut dapat mendatangkan hujan.Kepastian ini disampaikan oleh J Suryo Tranggono dari Lembaga Javanologi Surabaya saat dihubungi detikcom, Senin (14/11/2005). Suryo Tranggono mengakui yayasannya ikut memprakarsai penimbunan benda-benda tersebut bersama dengan Empu Modo."Barusan saya ditelepon oleh Pak Kapolres Bojonegoro. Memang benda-benda itu bukan bahan bom, tetapi berisi batubara, garam, air dan tembaga yang bertujuan untuk membuat sinergi dengan tanah, sehingga mendatangkan hujan dan menjadi daerah tersebut nantinya gemah ripah loh jinawi," ujar dia.Berbagai benda tersebut jika sudah bersinergi akan mendatangkan turun hujan. "Dan laporan dari warga, setelah ditanam dengan benda-benda tersebut, daerah yang sebelumnya kering kerontang itu sering turun hujan," katanya.Ide penimbunan benda-benda itu , menurut Suryo, berasal dari Empu Modo. Namun ketika ditanya Empu Modo ini berada di mana, Suryo Tranggono mengaku tidak tahu. "Empu Modo ini orang lelaku, yang kebetulan memberikan petuah dan kita laksanakan," ujarnya.Suryo mengaku heran jika akhirnya tempat tersebut dicurigai berisi bahan peledak milik kelompok Azahari. "Sama sekali tidak ada hubunganya dengan Azahari. Tidak ada bahan peledak. Kalau tidak percaya, monggo kalau mau dibongkar," tambahnya.Sekadar diketahui, menurut kesaksian Agus (25), salah satu tukang penggali lubang untuk mengubur barang-barang itu, Empu Modo adalah pria yang kadang mengenakan jubah, berambut gondrong dan berjenggot. (jon/)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads