Bangun Masjid Apung Rp 50 M, Ancol Jamin Tak Ada Pembuangan Limbah ke Laut

Bangun Masjid Apung Rp 50 M, Ancol Jamin Tak Ada Pembuangan Limbah ke Laut

Rahel Narda Chaterine - detikNews
Sabtu, 09 Nov 2019 20:22 WIB
Direktur Utama PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk Teuku Syahir Syahali (Rahel/detikcom)
Direktur Utama PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk Teuku Syahir Syahali (Rahel/detikcom)
Jakarta - Pembangunan Masjid Apung Ancol resmi dimulai. Direktur Utama PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk Teuku Syahir Syahali menjamin tidak ada proses pembuangan ke laut.

"Amdal lingkungan, jadi prosesi pembuangan semua ini siklusnya tidak ada yang ke laut, baik itu limbah, air hujan. Kita juga buat penampungan untuk penyiraman. Kemudian dari yang waste yang lain kita recycle. Artinya, tidak ada yang dibuang di laut. Semua recycle," kata Syahir di Pantai Ria, Ancol, Jakarta Utara, Sabtu (9/11/2019).



Dia menuturkan rencananya Masjid Apung ini tidak akan menggunakan pendingin ruangan atau AC. Energi yang digunakan menggunakan angin.

"Jadi teknologi energi yang kita buat kita nggak ada AC, jadi menggunakan angin. Kemudian air, tadi yang diucapkan Pak Jusuf Kalla dengan sensor, jadi air tidak terbuang," ujarnya.

Pembangunan Masjid Apung ini menelan biaya Rp 50 miliar. Seluruh pembiayaan dikeluarkan oleh pihak Ancol.



Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menambahkan bangunan ini diharapkan menjadi salah satu ikon masjid di Indonesia. Selain itu, masjid diharapkan memberikan pengalaman unik bagi masyarakat.

"Kita berharap nantinya Masjid Apung ini menjadi salah satu ikon, bukan hanya hari ini, tapi menjadi salah satu ikon masjid Indonesia di dekade-dekade yang akan datang. Kita berkeinginan dengan posisinya yang unik ada fenomena alam yang dirasakan oleh masyarakat yang mengunjungi masjid ini," ucap Anies. (idn/idn)