Korban Bom Yordan
Jenazah Musisi Perry Dimakamkan
Senin, 14 Nov 2005 15:41 WIB
Jakarta - Jenazah Perry Pattyselanno, musisi jazz Indonesia yang menjadi korban pemboman di Yordania, telah dimakamkan di Taman Pemakaman Umum (TPU) Tanah Kusir, Jakarta Selatan. Pemakaman Perry dihadiri ratusan pelayat yang terdiri dari keluarga, kerabat dekat, kolega sesama musisi.Proses pemakaman Perry didahului dengan pembacaan doa bersama oleh pihak keluarga. Kemudian jenazah Perry diturunkan ke liang lahat untuk beristirahat selama-lamanya.Jenazah Perry tiba di TPU Tanah Kusir pukul 13.30 WIB, Senin (14/11/2005). Saat jenazah tiba, di pemakaman telah menunggu sekitar 100 pelayat, termasuk para musisi. Terlihat musisi jazz Ireng Maulana, Kiboud Maulana, dan Benny Likumahua. Juga hadir penyanyi jazz Utha Likumahua, Syarahani, serta vokalis rock Roy Boomerang.Jenazah diberangkatkan dari rumah duka di RSPAD, Jakarta, sekitar satu jam sebelumnya. Sebelum jenazah diberangkatkan, dilakukan Kebaktian Terakhir.Sebelum peti jenazah ditutup, pihak keluarga mengelilinginya untuk memberikan pelepasan terakhir. Eleanor Pattyselanno, istri almarhum, menangis histeris untuk sesaat sambil meneriakkan selamat jalan Perry. Kemudian keluarga, satu persatu, memberikan ciuman perpisahan.Eleanor, yang di rumah duka sempat histeris, di pemakaman terlihat tabah. Ia bahkan bersedia meladeni permintaan wawancara dari wartawan. "Saya sangat berterima kasih kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan ibu, serta Bapak Menlu Hassan Wirajuda. Atas bantuan mereka, prosedur pemulangan jenazah sama sekali tidak rumit," katanya.Eleanor juga berpesan agar pemerintah terus melakukan upaya memerangi terorisme. Ini agar tidak terus berjatuhan korban-korban akibat aksi terorisme. Seperti suaminya, Perry, yang menjadi korban aksi bom bunuh diri saat manggung di Hotel Grand Hyatt, Amman, Yordania pada 9 November.
(gtp/)











































