Cegah Radikalisasi, JK Ingin Masjid Diisi Dai yang Moderat dan Paham Agama

Cegah Radikalisasi, JK Ingin Masjid Diisi Dai yang Moderat dan Paham Agama

Rahel Narda Chaterine - detikNews
Sabtu, 09 Nov 2019 18:12 WIB
Anies Baswedan dan Jusuf Kalla (Rahel/detikcom)
Anies Baswedan dan Jusuf Kalla (Rahel/detikcom)
Jakarta - Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla (JK) menyebut hanya ada sedikit masjid dan musala di Indonesia yang terpapar radikalisme. Dia mengatakan, jika ada 1 juta masjid dan musala, 99,9 persen aman dari paham radikal.

"Tidak mungkin sejuta ini terpapar. Mungkin ada 1-2 atau 4 orang yang bicara radikal. Tapi ada 1 juta masjid dan musala, 99,9 persen itu aman," kata JK seusai acara groundbreaking Masjid Apung, Ancol, Jakarta, Sabtu (9/11/2019).



Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia (DMI) ini menuturkan upaya pencegahan radikalisme di masjid harus dimulai dengan menyiapkan pendakwah yang mempunyai pemahaman agama cukup.

"Tentu ialah perbaikan ke arah para pendakwah juga tentu mempersiapkan dai-dai yang memang baik," terangnya.

Sementara itu, JK mendukung pembangunan Masjid Apung, Ancol. JK mengatakan lokasi pembangunan masjid tepat lantaran penggabungannya berada di lokasi wisata yang bisa memudahkan wisatawan menjalankan ibadah.

"Itu seperti menggabungkan antara dalam keadaan berlibur pun menjalankan ibadah. Apalagi juga mempunyai arti daripada arsiteknya. Kita hargai itu," kata JK.

(idn/jbr)