Diancam Bom, Australia Perintahkan Pengosongan Bus & KA

Diancam Bom, Australia Perintahkan Pengosongan Bus & KA

- detikNews
Senin, 14 Nov 2005 14:31 WIB
Jakarta - Ancaman teroris di mana-mana. Otoritas Australia memerintahkan pengosongan seluruh bus dan kereta api (KA) di kota Brisbane selama 30 menit pada Senin (14/11/2005) sore waktu setempat.Perintah ini dikeluarkan karena adanya ancaman bom oleh penelepon gelap terhadap jaringan transportasi di Brisbane. Demikian seperti diberitakan AFP, Senin (14/11/2005).Langkah yang tidak biasa ini terkait pula dengan meningkatnya kekhawatiran keamanan menyusul penangkapan 18 warga pada pekan lalu di kota Sydney dan Melbourne. Mereka ditangkap atas tuduhan menyiapkan aksi pengeboman di negeri Kangguru itu.Walikota Brisbane, Campbell Newman menjelaskan, bus-bus akan dihentikan pada jam sibuk sekitar pukul 16.45 waktu setempat."Mulai 16.45, bus-bus akan disuruh berhenti, mereka akan menurunkan seluruh penumpang, supir-supir bus akan diperintahkan untuk membawa penumpang mereka menjauh dari bus, dan mereka akan menunggu hingga setengah jam," ujar Newman."Setelah itu diharapkan mereka bisa melanjutkan perjalanan, dan kita tidak akan mendapat masalah apa pun. Intinya, itu instruksi untuk saat ini," tegas Newman. Rencana serupa tengah disiapkan untuk jaringan KA di Brisbane, kota terbesar ketiga di Australia.Komisioner Kepolisian Bob Atkinson mengutarakan, ratusan polisi, termasuk skuad bom akan dikerahkan untuk mengamankan pusat-pusat transportasi utama di Brisbane. "Kita perlu sangat berhati-hati karena kita belum yakin apakah ancaman itu tipuan atau nyata," tuturnya.Sehubungan dengan ancaman teror ini, warga setempat diimbau untuk berkerumun di stasiun-stasiun pada sekitar pukul 16.45 dan 17.15 Senin (14/11/2005) ini. (ita/)


Berita Terkait