Sepulang Pengajian, Kaki Tangan Azahari Sering Bawa Senjata Api

Sepulang Pengajian, Kaki Tangan Azahari Sering Bawa Senjata Api

- detikNews
Senin, 14 Nov 2005 14:01 WIB
Semarang - Sebelum tinggal di Perumahan Kaliwungu Indah, Kendal, Subur Sugiarto alias Abu Mujahid (32) pernah tinggal di Jalan Bulustalan II Semarang. Oleh warga setempat, orang yang diduga kaki tangan Azahari ini sering diketahui membawa senjata api laras panjang usai pengajian. "Kami tidak tahu mengapa dia (Subur) membawa senjata. Bisa buat menembak burung atau latihan," tutur salah seorang warga, Heri Budi, ketika ditemui di rumah orang tuanya, Jl. Bulustalan II No. 296 Semarang, Senin (14/11/2005).Lelaki yang bekerja sebagai Pegawai Pasar Sampangan Semarang ini menjelaskan, saat dipergoki membawa senjata, Subur mengaku pulang dari pengajian. Oleh warga, Subur dikenal sebagai guru ngaji, tapi tak jelas di mana dia biasanya memberi pengajian."Dia tak pernah bicara banyak. Biasanya warga bertemu dengannya di musala. Kalau tidak begitu ya di jalan saat dia pulang," kata lelaki yang juga kakak kelas Subur di SMA 8 Semarang ini.Meski demikian, Heri mengaku belum yakin betul kalau Subur ikut dalam jaringan teroris. Menurut dia, Subur terbilang sebagai orang yang sangat biasa. Tak adakarakteristik khusus yang menunjukkan dia terlibat."Saya juga tidak tahu pasti. Orangnya tertutup. Selama di sekolah dulu, saya juga tidak begitu mengenalnya," tandasnya.Sebagaimana diketahui, rumah Subur di Perumahan Kaliwungu Indah Blok C No 20 Kendal digerebek Detasemen Khusus 88 pada Jumat (11/11) lalu. Aparat menemukan 50 peluru, senjata api, sangkur, buku pelajaran merakit bom, dan lain-lain.Lelaki yang tercatat sebagai warga Gang Jati Asri IV Rowosari, Kel Wonoasri, Kec. Mangkang, Semarang ini pernah tinggal di Jalan Bulustalan II Semarang selama 2 tahun. Dia mengontrak rumah Murti Sri Redjeki, Jalan Bulustalan II No 62. (asy/)


Berita Terkait