Kontroversi Khotbah Jumat Menag, Ma'ruf Serahkan ke Fatwa Ulama

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 08 Nov 2019 19:10 WIB
Foto: Wakil Presiden, KH Ma'ruf Amin, memberikan keterangan pers di Kantor Wakil Presiden, di Jakarta, Jumat (1/11/2019). ANTARA/Fransiska Ninditya
Jakarta - Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi dikritik karena dinilai melakukan khotbah salat Jumat tanpa selawat. Saat ditanya terkait hal itu, Wakil Presiden Ma'ruf Amin mengaku persoalan tersebut sudah bukan ranahnya dan menyerahkannya ke fatwa ulama.

"Itu nanti urusan fatwa lah. Sekarang saya sudah wapres," kata Ma'ruf Amin kepada wartawan di Kantor Wakil Presiden, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Jumat (8/11/2019).


Ma'ruf Amin mengatakan masalah agama harus diserahkan kepada yang berwenang berfatwa. Meski demikian, dia menuturkan sudah mendengar pendapat mengenai sah atau tidaknya khotbah salat Jumat tanpa selawat.

"Nanti urusan fatwa, sah atau tidak. Saya denger sudah ada pendapatnya. Ya itu kita serahkan pada otoritas fatwa saja," jelasnya.

Sebelumnya, Fachrul Razi sudah menjelaskan mengenai khotbah salat Jumatnya di Masjid Istiqlal minggu lalu. Dia menilai video khotbahnya disebarkan dalam bentuk potongan-potongan saja.

"Saya Jumat yang lalu jadi khotib di (Masjid) Istiqlal. Disebarkanlah khotbah saya itu dipotong-potong. Ada yang mengatakan nggak ada hamdalahnya, nggak ada selawatnya, tahu-tahu isinya, kemudian nggak ada penutupnya, nggak ada ibadahllahnya, dan sebagainya," kata Menag Fachrul Razi di Kementerian Agama, Jalan Lapangan Banteng Barat, Sawah Besar, Jakarta Pusat, Jumat (8/11).


Selanjutnya
Halaman
1 2