Pengikut Tarekat Khalwatiyah Geruduk Polres Gowa, Tuntut Mahaguru Dibebaskan

Muhammad Nur Abdurrahman - detikNews
Jumat, 08 Nov 2019 13:00 WIB
Ratusan pengikut tarekat Tajul Khalwatiyah Syekh Yusuf menuntut penangguhan penahanan Puang Lallang. (M Abdurrahman/detikcom)
Ratusan pengikut tarekat Tajul Khalwatiyah Syekh Yusuf menuntut penangguhan penahanan Puang Lallang. (M Abdurrahman/detikcom)


Sementara menurut pengacara Puang Lallang, Ilham Rasyid, kliennya sangat layak mendapat penangguhan penahanan. Ilham mengatakan usia Puang Lallang, yang sudah di atas 7,0 tahun jadi pertimbangan. Dia menyebut kliennya pun kooperatif dalam pemeriksaan dan penyitaan barang bukti.


"Kami juga siap melakukan pra-peradilan jika tuntutan kami tidak dipenuhi," tutur Ilham.

Terkait tuntutan penangguhan penahanan dari pengikut tarekat Khalwatiyah, Wakapolres Gowa Kompol Muhammad Fajri mengatakan pihaknya belum dapat menyanggupi keinginan massa pendukung Puang Lallang karena jabatan Kapolres Gowa dalam proses peralihan mutasi hingga 11 November mendatang.

"Permohonan penangguhan penahanan tidak dapat dikabulkan, karena sementara proses pergantian Kapolres. Surat-surat penting dan strategis harus ditanda-tangani Kapolres," ujar Fajri.
Halaman

(mna/jbr)