Posko Lebaran Ditutup, Pemudik 2005 Turun 2,5 Persen

Posko Lebaran Ditutup, Pemudik 2005 Turun 2,5 Persen

- detikNews
Senin, 14 Nov 2005 12:17 WIB
Jakarta - Setelah bertugas selama 2 minggu lebih, Posko Angkutan Lebaran Terpadu 2005 resmi ditutup. Data nasional menunjukkan jumlah pemudik turun 2,5 persen.Posko Lebaran ini ditutup oleh Menteri Perhubungan (Menhub) Hatta Rajasa di Departemen Perhubungan, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Senin (14/11/2005). Posko ini menempati ruangan di lantai 7 Dephub.Hatta mengatakan, secara nasional jumlah pemudik turun menjadi 12.989.811 (2,5%) dibandingkan pada tahun 2004 yakni, 15.219.374 pemudik. Menurut dia, peningkatan secara signifikan terjadi pada penumpang yang menggunakan jasa angkutan kereta api yang mencapai angka rata-rata di atas 10 persen. "Dari H-7 sampai H+4 tercatat ada penumpang 2.028.043. Sementara untuk tahun 2004 jumlahnya 1.972.233 penumpang," kata Hatta.Keluhan MasyarakatPosko Lebaran yang telah bertugas sejak 27 Oktober hingga 11 November menampung sejumlah keluhan dari masyarakat mulai dari meroketnya tarif angkutan hingga masih menjamurnya calo tiket. "Dari sini mengindikasikan bahwa masyarakat menginginkan keterjangkauan tarif yang sesuai dengan kemampuan mereka. Masyarakat juga mengeluhkan kelancaran transportasi, ketepatan waktu pemberangkatan angkutan, serta keselamatan, dan kenyamanan. Indikator inilah yang akan kita tingkatkan," urai menteri asal PAN ini.Hatta menilai secara keseluruhan pelaksanaan angkutan Lebaran terpadu secara umum dapat dikatakan berjalan dengan baik, aman, dan lancar. "Kondisi ini lebih baik dari tahun sebelumnya. Hal ini karena keberhasilan pemerintah dalam membangun prasarana publik. misalnya tahun lalu masih banyak pembangunan jalan dua lajur, sekarang sudah ada yang tiga atau empat lajur," kata pria berambut perak ini."Yang menjadi catatan saya adalah arus balik di jalur Selatan yang masih saja padat. Ini merupakan hambatan kelancaran lalu lintas dalam waktu yang sporadis. Tahun depan harus dipikirkan lagi cara mengantisipasi agar kepadatan tersebut menjadi berkurang," lanjut Hatta. (aan/)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads