Fadli Zon: Apakah Kalau Sudah Koalisi Tak Boleh Kritik?

Fadli Zon: Apakah Kalau Sudah Koalisi Tak Boleh Kritik?

Gibran Maulana Ibrahim - detikNews
Jumat, 08 Nov 2019 08:12 WIB
Foto: Fadli Zon (Lisye Sri Rahayu/detikcom)
Foto: Fadli Zon (Lisye Sri Rahayu/detikcom)
Jakarta - Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon masih rajin mengingatkan dan mengkritik pemerintahan era Presiden Joko Widodo (Jokowi), yang terbaru soal BPJS dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Fadli menegaskan sikapnya tidak salah.

"Saya akan menjadi elemen kritis sebagai tanggung jawab anggota DPR. Ini juga perintah konstitusi dan UU sebagai pengawas pemerintah. Demokrasi harus dijaga dan diselamatkan dari ancaman otoritarianisme," kata Fadli Zon saat dikonfirmasi, Kamis (7/11/2019) malam.


Fadli Zon heran jika sikap kritisnya dipermasalahkan. Menurutnya, kritik yang dilontarkannya itu juga masih wajar.

"Kenapa masalah, kritik adalah vitamin bagi demokrasi. Justru kritik yang rasional dan proporsional harus dilontarkan untuk koreksi dan introspeksi. Apakah kalau sudah koalisi tak boleh kritik?" tegas Fadli Zon.

"Anggota DPR harus menyampaikan aspirasi rakyat termasuk rakyat di daerah konstituennya," dia menambahkan.


Fadli Zon sebelumnya mengkritik langkah pemerintah dalam menaikkan iuran BPJS Kesehatan. Fadli Zon mengusulkan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk mengevaluasi layanan BPJS Kesehatan.

Selain itu, Fadli Zon juga menyoroti penunjukan Nadiem Makarim sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan sembari berharap itu bukan bagian dari upaya coba-coba pemerintah. Istana menepis pernyataan ini.

"Tidak ada uji coba kebijakan dalam pendidikan, semua yang baik pada menteri sebelumnya diperkaya dengan paradigma baru/revitalisasi pendidikan oleh NM," ujar Staf Khusus Presiden Fadjroel Rachman.




Partai Gerindra Jadi Koalisi, Fadli Zon Tetap Kritik Pemerintah:

[Gambas:Video 20detik]



(gbr/gbr)