"Tiba-tiba pelaku mengambil sebilah parang dan langsung memarangi (menebas pakai parang) korban beberapa kali," ujar Kapolsek Sukamaju, Luwu Utara, Sulsel, Ipda Kawaru saat dihubungi, Rabu (6/11/2019).
Pelaku menebas keponakan dengan para pada sekitar pukul 07.45 Wita pagi tadi. Korban datang ke rumah tersangka di Desa Subur, Kecamatan Sukamaju Selatan, untuk membantu bekerja di dapur. Tersangka saat itu sedang menggelar pesta pernikahan putrinya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat korban berinisial S membantu di dapur, tersangka tiba-tiba mengambil [arang dan menebas korban. Korban sempat dibawa ke rumah sakit hingga akhirnya meninggal dunia.
Belum diketahui motif tersangka melakukan penyerangan. Tapi Ipda Kawaru menceritakan pengakuan warga soal aktivitas tak wajar tersangka. Tersangka disebut warga memanjat pohon besar di belakang rumahnya beberapa jam sebelum menebas korban.
Baca juga: Bandar 1,3 Kg Sabu Ditangkap di Makassar |
"Pergi manjat pohon kayu di belakang rumahnya itu. Dipanggil turun ndak mau, nanti katanya dipanggilkan Pak Mangku, Pak Mangku kan itu orang ditokohkan di situ, dari Bali. Baru (setelah) Pak Mangku panggil turun, (tersangka) baru turun dari pohon, pukul 01.00 Wita," kata Ipda Kawaru.
"Jadi menurut teman Bali (Pak Mangku) mungkin dia cari-cari ilmu juga itu," sambungdia.
Polisi membawa pelaku penebasan ke Polres Luwu Utara. Pelaku akan menjalani pemeriksaan intensif. (fdn/fdn)










































