detikNews
Rabu 06 November 2019, 18:40 WIB

Waspada! Penipuan Promo Tiket Online Taman Safari Bogor

Nurcholis Ma - detikNews
Waspada! Penipuan Promo Tiket Online Taman Safari Bogor Foto: Taman Safari Indonesia
Jakarta - Belakangan ini banyak beredar di media sosial iklan penawaran promo pembelian tiket secara online yang menggiurkan dengan mengatasnamakan Taman Safari Indonesia (TSI). Pihak manajemen TSI Group pun menegaskan promo tersebut palsu atau penipuan.

"Modus pelaku adalah dengan menawarkan e-voucher dengan promo diskon besar, jadi banyak korban yang tergiur," tutur Marketing Communication Manager Taman Safari Bogor Abi Febrian dalam keterangan tertulis, Rabu (6/11/2019).

Menurut Abi, penipuan yang mengatasnamakan Taman Safari Bogor ini belakangan sudah memakan ratusan korban. Para korban tersebut awalnya tergiur dengan promo yang tampil di iklan lewat Instagram dan Facebook.


"Lalu mereka diarahkan ke web palsu www.temansafari.com dan www.tamansafari-bogor.com. Tampilan webnya pun dibuat mirip dengan web asli TSI, yakni www.tamansafari.com," ucap Abi.

Setelah melakukan pemesanan di web tersebut, jelas Abi, korban lalu diarahkan untuk mentransfer sejumlah uang sesuai dengan pemesanan tiket. Nomor rekeningnya pun bukanlah rekening asli milik Taman Safari Bogor.

Abi pun membeberkan akun-akun resmi milik Taman Safari Bogor di antaranya web resmi TSI Group www.tamansafari.com, lalu akun Instagram Taman Safari Indonesia Group @tamansafariid, Taman Safari Bogor @taman_safari, Taman Safari Prigen @tamansafariprigen, Bali Safari & Marine Park @balisafari, Batang Dolphins Center @batangdolphinscenter, dan Jakarta Aquarium @jakartaaquarium

Selain web dan akun media sosial yang disebutkan, kata Abi, bisa dipastikan itu palsu. Apalagi bila diminta membayar ke rekening dengan nama pribadi.

"Karena khusus untuk booking online yang baru saja kami luncurkan, Taman Safari Bogor hanya bekerja sama dengan DOKU, dan sama sekali tidak melayani pembayaran melalui rekening pribadi atau atas nama PT Taman Safari Indonesia," tegas Abi.

Abi juga menyarankan kepada masyarakat, untuk selalu mengkonfirmasi dulu ke pihak TSI jika ada penawaran-penawaran yang mencurigakan. Caranya cukup mudah, bisa melalui sambungan telepon ke hotline GO SAFARI 1500-212 atau akun-akun media sosial resmi TSI Group.

Sementara itu, Head of Digital Marketing TSI Group Daniel Thian menilai para pelaku penipuan berkedok tiket online ini cukup pintar.

"Karena mereka ini tahu momen yang bersamaan dengan kami yang juga mulai menjalankan program pemesanan tiket online di unit-unit TSI Group," papar Daniel.

Akhirnya, kata Daniel, para korban sulit membedakan mana yang resmi dan penipuan. Apalagi pelaku juga beriklan di media sosial dengan iming-iming diskon hingga 50%.

Menurut Daniel, Taman Safari Bogor kini menerima banyak keluhan dan pengaduan tentang aksi penipuan ini. Oleh karena itu, pihaknya mengingatkan kepada masyarakat luas bahwa segala bentuk promosi apa pun yang beredar di internet atau media sosial dan bukan bersumber dari akun-akun resmi TSI Group, maka itu bisa dipastikan termasuk penipuan.


Adapun menurut Kuasa Hukum TSI Kirana Kuswardhani, pihaknya merasa dirugikan karena adanya banyak korban yang mengadu ke TSI akibat penipuan tiket online serta mencemarkan nama baik TSI.

"Kami sudah melakukan pelaporan ke polisi, dan kini sedang ditangani langsung oleh kepolisian," ujar Kirana.


Simak juga video "Liburan di Kebun Raya Bogor, Bogor" :

[Gambas:Video 20detik]


(akn/ega)


Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com