Koster Susun Perda untuk Branding Produk Pangan-Sandang Khas Bali

Aditya Mardiastuti - detikNews
Rabu, 06 Nov 2019 16:40 WIB
Gubernur Bali Wayan Koster (Dok. Pemprov Bali)
Denpasar - Gubernur Bali Wayan Koster tengah menyusun rancangan peraturan daerah (Raperda) Pembangunan Industri Provinsi Berbasis Budaya Branding Bali tahun 2019-2039. Nantinya produk-produk pangan ataupun sandang khas Pulau Dewata bakal dilabeli dengan nama Bali.

"Kita kan punya pangan, sandang, kalau pangan ada salak Bali, jeruk Bali, manggis Bali, tambah lagi anggur Bali. Nanti ini akan dilakukan program industri hilirisasi pangan, termasuk sandang," kata Koster setelah mengikuti rapat di DPRD Bali, Jalan Dr Kusumah Atmadja, Renon, Denpasar, Bali, Rabu (6/11/2019).


Dia menuturkan nantinya perda tersebut akan mengatur perlindungan produk-produk khas Bali. Raperda tersebut rencananya juga akan mengatur soal industri pengolahan produk tersebut.

"Iya, sampai pengolahan. Kalau tidak diolah jadi industri yang bisa menghasilkan nilai tambah sampai sekarang petani kita hanya menikmati buah segar yang nilainya turun pada saat panen," terangnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2