Rektor Termuda di Indonesia, dari Risa Santoso hingga Anies Baswedan

Tasya Awlia - detikNews
Rabu, 06 Nov 2019 16:38 WIB
Foto: Instagram santosorisa


2. Riki Saputra


Riki Saputra kelahiran 13 Desember 1982 Bukittinggi, Sumatera Barat. Dia merupakan lulusan Aqidah Filsafat IAIN Iman Bonjol Padang pada 2005. Pada 2008 Riki melanjutkan studi pascasarjana di kampus yang sama dan meraih gelar Master Filsafat Islam.

Kemudian mendapatkan gelar Doktor Ilmu Filsafat di Universitas Gajah Mada, Yogyakarta pada 2015. Riki membuat disertasi berjudul "Krisis Spiritual Manusia Modern dalam Perspektif Filsafat Perennial Huston Smith".

Riki pernah aktif di Majelis Sinergi Islam dan Tradisi (MAGISTRA) di Indonesia. Lalu melahirkan sejumlah buku, di antaranya berjudul Tuhan Semua Agama, Perspektif Filsafat Perennial, dan Menggagas Mazhab Kelimuan Minangkabau.

Pada umur 36 tahun Riki ditetapkan menjadi Rektor Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat (UMSB) pada 7 Febeuari 2019. Sebelum menjadi rektor Riki pernah mengajar di UMSB pada 2014, dan menjabat sebagai Direktur Program Pascasarjana UMSB pada 2018. Sebagai rektor Riki berencana membuka Program Pascasarjana Pendidikan Agama Islam dan membuka prodi baru.

3. Firmanzah

Firmanzah lahir pada 7 Juli 1976 di Surabaya. Lulusan Universitas Indonesia jurusan Manajemen pada 1998, selanjutnya lulus Magister Manajemen pada 2000. M. Phill of Organisation and Manajemen Strategic, University of Lille pada 2005, Program Doktoral dalam strategic and Manajemen International (UUPA).

Firmanzah merupakan profesor termuda dan merupakan mantan dekan Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia pada 2009-2012.I a juga pernah menjabat sebagai staf ahli ekonomi pada era Susilo Bambang Yudhoyono pada 2012-2014.

Firmanzah terpilih menjadi rektor Universitas Paramadina pada 2015, menggantikan Anies Baswedan yang sebelumnya juga menjadi salah satu rektor termuda di Indonesia. Tujuan Firmanzah menjadi rektor ingin mewujudkan Universitas Paramadina sebagai kampus yang independen dan kultural. Bertekad untuk membawa Universitas Paramadina ke tingkat yang lebih tinggi dan bertaraf Internasional.

4. Anies Baswedan

Anies Baswedan lahir pada 7 Mei 1969 di Kuningan. Dia menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta masa jabatan pada 2017-2022, dan menjabat menjadi Menteri Pendidikan dan Kebudayaan pada periode 2014-2016. Kemudian pernah tercatat menjadi rektor termuda di Indonesia.

Lulusan Fakultas Ekonomi, Universitas Gajah Mada ini pernah terpilih menjadi ketua senat Universitas pada kongres 1992. Pada 1993, Anies mendapatkan beasiswa dari JAL Foundation untuk mengikuti kuliah musim panas di Shopia University Tokyo, dalam bidang kajian Asia. Setelah lulus kuliah, Anies bekerja di Pusat Antar Universitas Studi Ekonomi UGM. Sebelumnya dia mendapatkan beasiswa Fulbright dari AMINEF untuk melanjutkan kuliah masternya dalam bidang keamanan internasional dan kebijakan ekonomi di School of Public Affairs, University of Marlyland, College Park pada 1997. Anies lalu melanjutkan kuliah di Northern lllionis University bidang Ilmu Politik pada 1999.



Pada 15 Mei 2007, Anies dilantik menjadi rektor Universitas Paramadina, pada usia 38 tahun dan tercatat menjadi salah satu rektor termuda di Indonesia. Anies mempunyai program beasiswa untuk para mahasiswa meliputi biaya buku, kuliah, dan biaya hidup. Gebrakan yang Anies lakukan adalah menambahkan mata kuliah anti korupsi, karena didasari oleh persoalan bangsa ini yaitu praktik korupsi, yang diajarkan adalah kerangka teoritis sampai laporan investigatif tentang praktik korupsi.

Itulah daftar rektor termuda yang ada di Indonesia. Dengan latar pendidikan yang berkualitas seseorang bisa saja menjadi rektor di masa mendatang dengan niat dan tekad yang kuat untuk mencapai sebuah keinginan.


Halaman

(nwy/nwy)