detikNews
Selasa 05 November 2019, 19:53 WIB

Wali Kota Semarang Dapat Penghargaan Pembina Pelayanan Publik Terbaik

Adinda Purnama Rachmani - detikNews
Wali Kota Semarang Dapat Penghargaan Pembina Pelayanan Publik Terbaik Foto: Pemkot Semarang
Jakarta -

Kementerian Pendayagunaan Aparatur dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) kembali menobatkan Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi sebagai Pembina Pelayanan Publik terbaik di Indonesia. Predikat ini diberikan mengacu pada hasil evaluasi penyelenggaraan pelayanan publik 2019. yang dilakukan oleh KemenPAN-RB. Menteri PAN-RB Tjahjo Kumolo memberikan langsung penghargaan tersebut kepada pria yang disapa Hendi ini.

Untuk diketahui, predikat ini sudah tiga kali didapatkan oleh Hendi secara berturut-turut dalam waktu tiga tahun terakhir. Selain itu, Hendi dinilai sukses dalam membenahi dan meningkatkan pelayanan publik di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM PTSP) Kota Semarang, RSUD K.R.M.T Wongsonegoro Kota Semarang, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Semarang. Hal terebut menjadi evaluasi KemenPAN-RB kepada tiga unit penyelenggara pelayanan publik di Kota Semarang pada 2019 dengan kategori penilaian sangat baik.

Tjahjo Kumolo mengatakan jika evaluasi pelayanan publik yang dilakukan untuk memberikan asistensi pada kekurangan yang ditemukan sehingga dapat diperbaiki.

"Untuk mendorong terwujudnya clean and good governance, serta lebih kepada bagaimana pelayanan itu bermanfaat langsung bagi masyarakat. Sedangkan kepada yang sudah memperoleh nilai baik, sebaiknya tidak terlena dan berpuas diri karena sifat pelayanan publik selalu dinamis, mengikuti kebutuhan masyarakat. Jangan berhenti, ini bukan puncak. Terus kembangkan dan perluas pelayanan publik agar dapat bermanfaat langsung untuk seluruh masyarakat bukan komunitas tertentu saja," ucap Tjahjo Kumolo, dalam keterangan tertulis, Selasa (5/11/2019).

Dalam kesempatan yang sama, Hendi mengatakan dirinya tidak memungkiri jika penilaian yang diberikan oleh KemenPAN-RB saat ini menjadi salah satu tolak ukur pelayanan publik di Indonesia. Meskipun begitu, dirinya menegaskan jika wajah pelayanan publik di Kota Semarang sebenarnya ada pada masyarakat yang menjadi pihak yang mendapatkan pelayanan secara langsung setiap harinya.

"Terima kasih atas perhatian KemenPAN-RB terhadap saya. Tapi bagi saya PR-nya masih cukup banyak, karena meskipun hanya ada satu laporan dari masyarakat itu sudah harus langsung menjadi bahan evaluasi. Maka predikat ini justru menjadi tantangan, karena harus cocok ini antara penilaian PAN-RB dengan yang dirasakan langsung oleh masyarakat," tutup Hendi.


Simak juga video "Relokasi Pedagang Pasar di Semarang Diwarnai Kericuhan" :

[Gambas:Video 20detik]




(mul/ega)


Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com