Tosari Widjaya: Penangkapan Teroris Harus Miliki Dasar
Senin, 14 Nov 2005 06:22 WIB
Jakarta - Siapa pun tentu tidak akan mendukung aksi terorisme. Bahkan, beberapa negara telah melakukan penangkapan dan perburuan terhadap para pelaku teror itu.Akan tetapi, tak jarang juga penangkapan itu justru salah sasaran. Terkait hal ini, anggota Komisi IX DPR Tosari Widjaya sangat menyayangkan jika terjadi salah tangkap itu. "Jangan karena Islam atau fanatik Islam langsung ditangkap," kata Tosari Widjaya di sela-sela acara Asian Forum of Parliamentarians on Population and Development kepada detikcom di Jl Asia Afrika, Jakarta, Minggu (13/11/2005).Hal ini terkait adanya informasi yang beredar bahwa telah terjadi penangkapan kepada ulama Islam di luar negeri. "Memang informasinya terjadi kepada warga muslim Australia. Karena mereka memberikan pengajaran-pengajaran tentang Islam," ujarnya.Menurut informasi yang diperoleh Tosari, penangkapan itu dikarenakan ada upaya melakukan kegiatan-kegiatan teror dari pihak tertentu. Tosari juga menyesalkan, jika penangkapan itu dilakukan tanpa memiliki dasar yang kuat. "Harus dilihat penangkapan itu berdasar atau tidak. Kalau tidak maka harus segera dilepaskan," tuturnya.Tosari khawatir, jika permasalahan salah tangkap ini akan menambah ketegangan dunia karena permasalahan anti Islam.Politisi PPP ini juga meminta pihak Departemen Luar Negeri RI untuk mengupayakan tindakan diplomatik jika ada warga negara Indonesia yang ditangkap di luar negeri karena diduga terlibat aksi terorisme.
(ahm/)











































