Istri Pelaku Bom Yordan Buat Pengakuan di TV
Senin, 14 Nov 2005 01:27 WIB
Jakarta -
Seorang wanita Irak yang diduga sebagai wanita yang gagal meledakan dirinya dalam aksi peledakan tiga buah hotel di Amman, Yordania telah membuat pengakuan di sebuah televisi di Amman, Yordania.Di mana dalam aksi peledakan itu telah menewaskan 57 orang dan satu di antaranya warga negara Indonesia, seorang musisi jazz Perry Pattiselanno.Pihak Kepolisian Amman menyatakan wanita itu adalah satu selain tiga pria yang menjadi pelaku bom bunuh diri, namun gagal melakukan karena bom gagal meledak."Suami saya adalah satu di antara peledak bom rompi itu dan dia menceritakan pada saya bagaimana meledakkan bom itu," kata istri dari pelaku bom bunuh diri Sajida Mubarak Atrous al-Rishawi seperti dilansir BBC News, Minggu (13/11/2005).Dalam acara televisi tersebut Sajida juga menjelaskan bagaimana cara bom itu diaktifkan.Wanita yang mengenakan pakaian tradisional Islam ini mengatakan dirinya mengambil bagian dalam peledakan di Hotel Radisson SAS. Di mana para korban banyak terjadi karena ada acara resepsi pernikahan.Sajida tiba di Jordan bersama suaminya dengan menggunakan paspor palsu empat hari sebelum aksi peledakan terjadi.Di Yordania mereka berdua menyewa sebuah rumah bertingkat dan mempersiapkan di rumah itu segala sesuatu untuk aksi peledakan."Dia (suami) mempunyai dua bom rompi. Dia memberikan satu untuk saya dan satu dipakai di tubuhnya. Dan dia mengatakan kita akan meledakkan hotel di Yordan," cerita Sajida.
(ahm/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































