Dipamerkan Polisi, Pemilik Mobil B 1 RI Punya Gelar 'Profesor' Palsu

Samsudhuha Wildansyah - detikNews
Selasa, 05 Nov 2019 15:58 WIB
Foto: Samsuduha Wildansyah
Jakarta - Polda Metro Jaya merilis kasus kepemilikan senjata tajam di mobil berpelat B-1-RI yang sempat menghalangi tamu pelantikan beberapa waktu lalu. Pria bernama Irwannur Latubual itu ternyata memiliki gelar palsu.

"Setelah dikembangkan tersangka IL ditemukan KTP atas nama Prof. DR. E. Irwanur Latubual Ph.d. KTP ini asli namun IL ini membuat identitas palsu di dalam akta otentik sehingga terbitlah KTP ini," Kasubbid Penmas Bidang Humas Polda Metro Jaya AKBP I Gede Nyeneng kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (5/11/2019).

Gede mengatakan gelar yang ada di KTP tersangka merupakan gelar palsu. Pada saat pembuatan KTP, tersangka mencantumkan sendiri gelar itu di formulir pembuatan KTP.

"Titlenya ini yang banyak ini dia membuat sendiri di akta otentik. Saat dia ngisi blanko di kelurahan dia isi ini dan akhirnya keluar KTP ini," jelas Gede.

Adapun, pada KTP, identitas tersangka tertulis Prof. Dr. E Irwannur Latubual Ph.D



Bawa Parang dan Halangi Tamu Pelantikan Jokowi, Pemilik Mobil B 1 RI Ditahan:


Penyidik sudah mengecek gelar itu hingga ke Kemenristekdikti dan diketahui tidak ada gelar itu di nama tersangka.

"Dari hasil periksaan lebih lanjut tersangka IL semua apa yang saya sampaikan ini semua diakui tersangka IL bahwa gelar-gelar yang ada di KTP itu gelar yang tidak benar alias palsu," kata Gede.

Kepada polisi, tersangka mengaku mendapat gelar itu dari University of Berkley Michigan America secara cuma-cuma dan Irwannur menyebut gelar itu bisa dipergunakan.

"(Cara dapatkan gelar) kami disuruh ikut kelas, ikut sekolah seminggu 2 kali, 3 kali terus dari kampus kasih ujian, kasih wisuda gitu aja. Jadi karena sudah dikasih wisuda katanya (gelar) bisa dipakai," kata Irwannur.

Seperti diketahui, mobil Nissan Terra B-1-RI yang ditumpangi oleh pria berinisial IL dan HS diamankan Polda Metro Jaya karena menghalangi jalan yang akan dilintasi kendaraan tamu negara di Hotel Raffles, Setiabudi, Jakarta Selatan (Jaksel), Minggu (20/10). IL merupakan pemilik mobil, sedangkan HS adalah pengemudinya.

Kedua orang itu diamankan polisi tidak hanya karena menghalangi jalur tamu undangan, namun diketahui kedua orang itu menyimpan senjata tajam di dalam mobilnya. IL sudah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan oleh polisi.

(sam/mea)