Istana Respons YLBHI soal Dewas KPK: Pemerintah Kan Politis tapi Profesional

Muhammad Fida Ul Haq - detikNews
Selasa, 05 Nov 2019 14:09 WIB
Fadjroel Rachman (Antara Foto)
Fadjroel Rachman (Antara Foto)
Jakarta - Ketua Umum Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI), Asfinawati, menyebut keberadaan dan pemilihan anggota Dewan Pengawas (Dewas) KPK oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersifat politis. Pihak Istana tak menepis tudingan itu.

"Pemerintah kan memang politis ya, kayak begitu," kata Jubir Presiden Fadjroel Rachman di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Selasa (5/11/2019).


Namun Fadjroel mengatakan Jokowi tetap mengupayakan para anggota Dewas KPK dipilih berdasarkan kemampuan dan profesionalitas. Dia lagi-lagi menegaskan pilihan pemerintah memang bersifat politis.

"Diupayakan tetap menghargai kemampuan-kemampuan, yang sifatnya langsung. Kan kalau hukum langsung terkait dengan sikap profesionalnya. Bahwa pilihannya diambil sebuah pemerintah yang sifatnya politis, iya. Tetapi orang-orangnya tetap mewakili profesionalitas mereka. Kan nggak bisa menolak, pemerintah kan lembaga politis," ujarnya.



Perppu KPK Menunggu MK, Tepat Atau Sesat?:


Selanjutnya
Halaman
1 2