Al-Qaeda Punya Banyak Alasan Serang Yordania
Minggu, 13 Nov 2005 06:15 WIB
Jakarta - Apa alasan jaringan Al-Qaeda melancarkan tiga aksi bom bunuh diri di Yordania? Sebab, Yordania dinilai sudah terlalu jauh menjadi sekutu Amerika Serikat (AS).Seperti dikutip kantor berita Associated Press, Sabtu (12/11/2005), pemimpin Al-Qaeda di Irak merupakan warga negara Yordania, yaitu Abu Musab al-Zarqawi.Abu Musab al-Zarqawi sudah sekian lama menjadi tahanan negara di Yordania. Menurut situs internet yang dikeluarkan Al-Qaeda, Yordania sudah menjadi pemain di belakang layar, untuk mendukung kegiatan AS.Tidak hanya itu, Yordania dianggap mencederai umat Muslim karena mendukung kegiatan operasi internasional lain, selama perang di Irak. Raja Yordania Abdullah II pun dianggap sebagai sosok yang sangat menentang Islam garis keras.Jaringan Al-Qaeda di Irak mengatakan, tiga serangan di Yordania sangat beralasan. Sebab, negeri itu dinilai sudah menjadi 'taman belakang' dari musuh agama, yaitu kaum Yahudi. Selain itu, Yordania sudah menjadi daerah yang kotor bagi para pengkhiat dan berubah menjadi pusat porstitusi.Dua warga negara Indonesia menjadi korban luka dalam ledakan bom diri di Hotel Grand Hyatt Yordania. Mereka yakni musisi jazz Pinky Safira (kakak kandung drummer Mocca) dan Puspaningrat. Sedangkan, satu orang pemain jazz lainnnya, Perry Pattiselanno tewas di tempat.
(ism/)











































