23 Dubes Makan Malam di Kafe Nyoman Jimbaran

23 Dubes Makan Malam di Kafe Nyoman Jimbaran

- detikNews
Sabtu, 12 Nov 2005 23:07 WIB
Bali - Setelah porak poranda akibat diguncang ledakan dahsyat bom bunuh diri, Kafe Nyoman dan Menega beroperasi kembali. Tak tanggung-tanggung, untuk menghilangkan memori buruk, 23 duta besar negara sahabat menikmati ikan bakar di kafe-kafe ini.Kehadiran para duta besar ini disambut hangat oleh Menteri Pariwisata Jero Wacik, Kapolda Bali Irjen Pol Made Mangku Pastika, dan Bupati Badung Anak Agung Gde Agung di kafe Nyoman, Jalan Four Season, Jimbaran, Bali, Sabtu (12/11/2005).Para duta besar tersebut diantaranya berasal dari Turki, Nigeria, Yunani, Thailand, Filipina, Vietnam, Brasil, Afrika Selatan, Belanda, dan Mesir. Sementara itu, duta besar dari Australia dan Amerika tidak hadir tanpa alasan jelas.Para Dubes tiba di Jimbaran pukul 19.30 Wita dengan kawalan ketat aparat. Sebelum tiba, lokasi kafe-kafe ini pun sudah di jaga ketat puluhan aparat keamanan. Para pengunjung sebelum masuk ke areal kafe, wajib menjalani pemeriksaan ketat dengan menggunakan metal detektor dan security gate. Diiringi deburan ombak Jimbaran dan alunan musik, para perwakilan negara sahabat ini dengan lahap menikmati hidangan ikan bakar, udang, cumi dan kerang, dicampur bumbu pedas yang menjadi menu khas kafe-kafe di kawasan tersebut. Kondisi serupa juga tampak di kafe-kafe yang letaknya tak jauh dari Kafe Nyoman. Kafe-kafe tersebut sudah mulai dipenuhi para wisatawan mancanegara dan domestik, setelah sempat trauma akibat ledakan dahsyat, 1 Oktober yang menewaskan 22 orang tersebut. Dubes Turki Feryal Cotur Onder yang sudah berada di Indonesia selama empat tahun, dan beberapa kali sempat datang ke Bali, mengaku sangat bahagia melihat pemulihan wisata Bali yang sangat cepat. "Saya berharap, para duta besar yang saat ini datang ke Bali akan menunjukan dukungannya kepada masyarakat Bali, untuk memulihkan pariwisata Bali," ungkap dia. "Saya tidak takut datang ke Bali karena serangan teroris tidak hanya di Bali tetapi bisa terjadi di semua tempat di dunia. Saya tahu kematian Azahari di surat kabar. Beberapa orang akan merasa gembira," ujarnya tersenyum.Sedangkan Bupati Badung Oka berharap, kedatangan para duta besar ke Jimbaran, Bali akan dapat meyakinkan dunia bahwa Bali telah pulih dari rasa takut dan kini telah aman kembali untuk dikunjungi. (ism/)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads