Gara-gara Suara Knalpot, Warga Solok Bentrok

Gara-gara Suara Knalpot, Warga Solok Bentrok

- detikNews
Sabtu, 12 Nov 2005 17:03 WIB
Padang - Gara-gara suara knalpot motor yang kelewat keras, ratusan warga Kampung Sumani dan warga Pasir Koto Sani, Kecamatan X Koto, Kabupaten Solok, Sumatera Barat (Sumbar) bentrok.Dalam bentrok yang berlangsung sekitar pukul 16.00 WIB hingga pukul 23.00 WIB, Jumat (11/11/2005), mengakibatkan dua warga Pasir Koto Sani dan satu warga Sumani mengalami luka yang cukup serius.Wakapolresta Solok Kompol Wantri ketika dihubungi detikcom melalui ponselnya, Sabtu (12/11/2005), mengatakan, sejauh ini aparat masih berada di lokasi bentrok untuk menghindari kemungkinan terjadinya bentrok ulang. "Sejak pukul 10.00 WIB tadi juga sudah berlangsung upaya perdamaian dengan mengadakan rapat kesepakatan damai di kantor Camat Singkarak," ujarnya.Sementara itu, ketua pemuda Sumani, Rafles, ketika dihubungi mengatakan, bentrok antara warga Kampung Sumani dengan warga Pasir Koto Sani ini sudah enam kali terjadi. "Ini bukan yang pertama. Hingga kini warga kedua kampung masih diliputi ketegangan," ungkapnya.Diceritakan Rafles, kejadian itu berawal dari pertengkaran antara beberapa pemuda dalam sebuah aksi kebut-kebutan sepeda motor, Kamis sore. Dalam pertengkaran itu, antara lain disebut-sebut persoalan suara knalpot sepeda motor yang kelewat keras. Jumat kemarin, puluhan pemuda Kasiak menyerbu ke Sumani dengan menggunakan batu, potongan kayu dan senjata tajam. Merasa kampungnya diserbu, pemuda Sumani memberikan perlawanan sehingga bentrokan tidak terhindarkan.Lebih lanjut, Rafles mengatakan, selain upaya perdamaian yang dilakukan oleh aparat berwenang di kedua kampung, warga yang sebelumnya terlibat baku hantam juga sudah berjanji untuk saling memaafkan dan saling menanggung kerugian. "Warga Sumani berkewajiban mengganti kerugian yang dialami warga Pasir Koto Sanidan begitu sebaliknya," kata Rafles. (umi/)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads