detikNews
2019/11/04 08:51:30 WIB

Round-Up

Kasus-kasus Prank Pocong-Tuyul yang Bikin Polisi Turun Tangan

Tim detikcom - detikNews
Halaman 1 dari 2
Kasus-kasus Prank Pocong-Tuyul yang Bikin Polisi Turun Tangan Foto: Prank pocong di Makassar (Dok. Istimewa)
Jakarta - Prank berpura-pura menjadi sosok hantu seperti pocong hingga tuyul tengah marak dilakukan. Tak jarang, prank tersebut menimbulkan keresahan hingga polisi pun turun tangan.

Setidaknya ada sejumlah prank yang berakhir dengan diciduk polisi. Mulai dari prank pocong yang dilakukan YouTuber Erlanggs atau Erlangga Alfreda Davian hingga terakhir prank pocong yang dilakukan dua remaja di Makassar. Berikut kasus-kasus prank yang membuat polisi turun tangan:

1. Prank Pocong YouTuber Erlanggs

Pada April 2018 lalu, sebuah video prank pocong mendadak viral di media sosial. Dalam video, tampak sejumlah pelaku yang melakukan prank pocong dengan korban seorang ibu berdaster.

Video itu pun mendapat perhatian dari polisi. Pihak Polda Metro Jaya kemudian menelusuri kasus prank pocong yang viral tersebut. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono menyesalkan kasus ini karena bisa membahayakan orang lain.

"Ya kita selidiki dulu, cek dulu videonya di mana," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono saat dihubungi detikcom, Kamis (12/4/2018).

Setelah dilakukan penelusuran, pria yang jadi pocong dalam prank tersebut ternyata merupakan seorang YouTuber bernama Erlangga Alfreda Davian. Polisi pun bergerak cepat dengan menemui Erlanggs dan kawan-kawannya.

"Ya, dia mengakui kesalahannya, dia minta maaf," kata Ketua RT 010 RW 02, Pondok Labu, Jakarta Selatan, Niman, saat ditemui detikcom di kediamannya, Jumat (13/4/2018).

Erlangga dan teman-temannya kemudian juga membuat surat pernyataan tertulis untuk tak mengulangi perbuatan yang mengganggu ketenteraman warga yang ditandatangani di atas meterai. Tak hanya itu, Erlanggs dan teman-temannya juga diberi sanksi membersihkan taman di Jl H Beden. Taman tersebut adalah taman RT 010 RW 02 yang berada persis di jalan depan Gang H Beden tempat Erlanggs melakukan prank.



2. Prank Pocong di Depok

Prank Pocong juga dilakukan H, remaja berusia 13 tahun di Depok, teparnya di Jalan Juanda. Akibatnya, H pun diamankan Tim Jaguar Polresta Depok gara-gara aksi nge-prank berkostum pocong itu.

Aksi nge-prank pocong H diketahui Tim Jaguar saat berpatroli jelang sahur. Tim Jaguar mulanya menghampiri sekelompok remaja yang berkumpul di jembatan Jalan Juanda.

"Saat didekati mereka melarikan diri, tinggal satu anak yang tidak bisa lari karena kostumnya yang banyak ikatan di badannya, yaitu menjadi sosok pocong," kata Katim Jaguar Polresta Depok Iptu Winam Agus dalam keterangannya, Jumat (31/5/2019).

Saat ditanya, remaja itu mengaku akan ngeprank pocong untuk membuat kaget para pengendara mobil dan motor yang melintas. Aksi ini rencananya direkam.

"Anak-anak ini memang komunitas prank pocong," sebut Winam.



Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com