Cerita Siswi SMAN 1 Tenggarong Menembus Juara 1 LCC Empat Pilar

Alfi Kholisdinuka - detikNews
Minggu, 03 Nov 2019 16:10 WIB
Foto: Alfi Kholisdinuka
Jakarta - Perjuangan memang tidak pernah mengkhianati hasil. Ungkapan sederhana yang terbilang magis ini seringkali menjadi doa bagi tiap orang dalam mewujudkan berbagai impian. Seperti halnya, Assyifa Idnu Rahmah siswi kelas 11 SMAN 1 Tenggarong dari Provinsi Kalimantan Timur.

Assyifa bersama dengan rekan-rekannya datang jauh-jauh ke Jakarta untuk mengikuti Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar yang diadakan oleh Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR). Tujuannya hanya satu untuk meraih juara sehingga dapat membanggakan sekolah serta kedua orang tuanya.

Dia pun berusaha semaksimal mungkin. Tidak tanggung-tanggung, Assyifa bersama rekannya mempersiapkannya sejak satu tahun sebelum acara LCC dilaksanakan. Beragam materi seputar empat pilar dia perdalam agar dapat mengasah kemampuannya di lantai lomba cerdas cermat ini.


"Ya kami mempersiapkannya sejak setahun yang lalu. Setiap pulang sekolah kami tidak bermain, hanya belajar dan bimbingan setiap hari sampai Minggu. Pas waktu liburan bulan puasa juga kami korbankan untuk belajar, waktu liburan kenaikan kelas tahun lalu juga kami pakai untuk belajar dan mengikuti seleksi ini," kata Syifa saat ditemui selepas acara di Komplek Senayan, Jakarta, Minggu (3/11/2019).

Meski hal itu sangat melelahkan, Syifa tidak pantang menyerah, semangatnya terus bergelora demi sebuah mimpi dan harapan yang perlu diraihnya. Berbagai metode pembelajaran yang dipelajari bersama kakak kelas dan guru pendamping dia terapkan.

"Metode nya kami coba menghafal pasal, menghafal materi-materi juga seputar amandemen uud, terus ya di-review setiap hari gitu. Kaka-kakanya yang sekarang kelas 12 juga membimbing kami gimana caranya saat perlombaan bisa bersikap tenang dan menjawab dengan baik," terangnya.

Perjuangan itu pun sedikit demi sedikit membuahkan hasil yang baik. Untuk dapat mengikuti tahap nasional ini, Syifa bersama rekan sekolahnya berhasil lolos tiga seleksi yakni tingkat kecamatan, tingkat kabupaten, tingkat provinsi, hingga pada akhirnya tingkat nasional.

Di tingkat nasional ini dia menghadapi sekolah yang terbilang menguasai berbagai materi seputar empat pilar, seperti SMAN 2 Sampit Kalimantan Timur dan SMAN 1 Brebes.

Beruntung berkat pemahaman pembelajaran yang lebih baik, Assyifa bersama rekannya di SMAN 1 Tenggarong berhasil mengungguli lomba cerdas cermat ini. Sehingga membawa nama SMAN 1 Tenggarong menjadi juara 1 tingkat nasional dan berhak membawa uang tunaik sebesar Rp 50 juta.

Assyifa pun menuturkan kegembiraan dan harapannya semoga perjuangan yang ia lakukan bersama SMAN 1 Tenggarong ini dapat memberikan dampak yang baik bagi pelajar di Indonesia agar bisa mewujudkan keinginannya dan cita-citanya.


Sementara itu, saat ditanya soal harapan terhadap kurikulum pendidikan saat ini dengan adanya Mendikbud baru yakni Nadiem Makariem. Ia berharap semoga dapat merubah tatanansistem pembelajaran di Indonesia lebih baik sehingga semakin banyak pelajar yang berprestasi.

"Semoga (Mendikbud Nadiem) bisa bikin sistem pendidikan Indonesia untuk pelajar bisa lebih mengerti dan cepat memahami pelajaran. Saya harap kurikulumnya juga lebih baik sehingga meningkatkan prestasi pelajar di Indonesia," jelasnya. (ega/ega)