Rusuh Razia Tambang Ilegal di Babel, Polisi Periksa 5 Warga-5 Satpol PP

Deni Wahyono - detikNews
Minggu, 03 Nov 2019 13:26 WIB
Foto: Ilustrasi (Ari Saputra/detikcom)
Belitung - Polres Belitung, Bangka Belitung (Babel), memeriksa sejumlah orang terkait bentrok penertiban tambang timah ilegal di aliran Sungai Sengkelik, Desa Sijuk Kecamatan Sijuk, Kabupaten Belitung. Ada 10 orang yang diperiksa.

"Ada 10 orang sementara yang dilakukan pemeriksaan oleh Satreskrim Polres, 5 dari masyarakat dan 5 Satpol PP," jelas Kapolres Belitung AKBP Yudhis Wibisana, Minggu (3/11/2019).


Meskipun antara masyarakat dan Satpol PP sudah mediasi dan menempuh jalan damai, kedua belah pihak tetap diperiksa.

"Keinginan dari Pak Wagub agar tidak dilanjutkan perkara tersebut. Namun kita lihat perkembangannya. Untuk polres tetap olah TKP (tempat kejadian perkara), pemeriksaan saksi, mengamankan barang bukti dan yang lainnya," tegasnya.

Berdasarkan data dari pihak kepolisian, anggota Satpol PP mengalami luka dan mendapatkan perawatan medis di RSDU Tanjungpandan. Mereka adalah Nurul Ihsan (40) yang mengalami luka di bagian kepala, Handi Pamungkas (35) mengalami luka memar di lengan kanan. Mustarifah (21) mengalami luka di jari tengah dan telunjuk, Permana Yusuf (39) mengalami cedera kepala belakang dan Iim (33) mengalami luka robek di kepala serta bengkak lengan kiri.


Selain itu, Darmawi (40) juga mengalami luka di perut kiri dan bengkak di tangan kiri. Suryadi (37) mengalami keseleo lengan sebelah kanan.

Dalam kerusuhan itu, sejumlah kendaraan rusak. Berikut datanya:

- 1 unit truk dinas Sat Pol PP Belitung Timur
- 1 unit truk dinas Kebersihan Belitung Timur
- 1 unit mobil dinas putih (mobil Wagub)
- 1 unit mobil hitam
- 1 unit mobil abu-abu
- 1 unit mobil putih
- 1 unit mobil dobel kabin warna hitam

Diberitakan sebelumnya, Wakil Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Abdul Fatah dan Satpol PP melakukan penertiban tambang timah ilegal di Kabupaten Belitung, Bangka Belitung. Dalam penertiban tersebut, kendaraan operasional milik Abdul Fatah dan Satpol PP dirusak oleh orang tak dikenal. (gbr/gbr)