ADVERTISEMENT

Ma'ruf Amin soal Kabinet: Jokowi, Saya, NU, dan Muhammadiyah Tak Puas

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 01 Nov 2019 21:28 WIB
Presiden Joko Widodo didampingi Wapres Ma'ruf Amin memperkenalkan jajaran menteri Kabinet Indonesia Maju. (Foto: dok. Antara Foto)


Ma'ruf pun berkelakar bahwa posisi menteri dan wakil menteri sudah menjadi takdir bagi tokoh terpilih, sehingga mereka yang tidak ditunjuk disebutnya belum memiliki 'garis tangan' untuk menjadi pembantu Presiden.

"Saya bilang, yang tertampung itu yang ada garis tangannya. Jadi yang tidak ada garis tangannya tidak masuk atau mungkin ada garis tangannya tapi hilang (karena) sering nyuci," ucapnya bercanda.



Sebelumnya, Jokowi sempat menyampaikan permohonan maaf karena tidak bisa mengakomodasi semua pihak dalam penyusunan kabinet. Jokowi menyebut susunan menteri-wakil menteri Kabinet Indonesia Maju sudah proporsional.

Jokowi mengatakan, dalam demokrasi, selalu ada yang terpilih dan tidak terpilih. Demikian juga urusan kabinet yang dinamakan Jokowi sebagai Kabinet Indonesia Maju.



"Itulah meritokrasi, ada yang terpilih, ada yang tidak terpilih, karena memang melalui sistem seleksi," kata Jokowi di Jakarta, Sabtu (26/10/2019).

"Jadi saya mohon maaf tidak bisa mengakomodasi semuanya karena ruangnya hanya 34," tutur Jokowi.
(idn/dkp)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT