Vonis Anak Buah Napi Mafia Sabu Ramli Diperberat Jadi Penjara Seumur Hidup

Agus Setyadi - detikNews
Jumat, 01 Nov 2019 14:21 WIB
Ilustrasi (dok.detikcom)
Ilustrasi (dok.detikcom)

Penyelundupan narkoba kedua dilakukan Saifan pada November 2018. Saat itu, dia diperintah untuk mengantar 20 kg sabu dengan upah Rp 20 juta. Pekerjaan menjadi pengedar mulus dilaksanakannya.

Pada 18 Januari 2019, Saifan menerima 24 bungkus sabu atau seberat 25 kilogram di dekat jembatan Desa Peuntet Kecamatan Blang Mangat, Kota Lhokseumawe, Aceh. Sehari kemudian, Saifan mendapat perintah dari Fadli untuk mengantar delapan bungkus sabu ke seseorang di kawasan Geurugok, Bireuen, Aceh.

Dia meluncur ke lokasi dengan mengendarai mobil. Dalam perjalanan, Saifan disergap tim BNN Pusat. Ketika digeledah, ditemukan sabu seberat delapan kilogram.

Petugas BNN membawa Saifan ke rumah dan dilalukan penggeledahan. Di sana ditemukan lagi barang bukti sabu sehingga totalnya mencapai 25 kilogram.

Setelah menjalani pemeriksaan, Saifan diadili di Pengadilan Negeri Bireuen. Jaksa Penuntut Umum (JPU) kala itu meminta Saifan dihukum seumur hidup.
Selanjutnya
Halaman
1 2 3