detikNews
Jumat 01 November 2019, 12:23 WIB

Brrmm! Enaknya Naik Motor Listrik Keliling Pulau Perbatasan

Mustiana Lestari - detikNews
Brrmm! Enaknya Naik Motor Listrik Keliling Pulau Perbatasan Foto: Agung Pambudhy
Natuna -

Pemakaian kendaraan listrik digalakkan pemerintah belakangan ini. Presiden Joko Widodo (Jokowi) pun telah menandatangani Peraturan Presiden soal kendaraan listrik tersebut. Kendaraan listrik diatur dalam Peraturan Presiden No. 55 Tahun 2019 tentang Percepatan Program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (Battery Electric Vehicle) untuk Transportasi Jalan.

PLN sebagai salah satu pendukung utama keberadaan kendaraan listrik pun mulai bergerak. Ternyata, hiruk pikuk mengenai kendaraan listrik tidak hanya untuk Jakarta tapi kabupaten perbatasan seperti Natuna. Kecamatan Pulau Tiga, Desa Sededap, salah satu yang menikmatinya nyamannya motor listrik dari PLN.

Berkelir putih dan biru disertai simbol PLN, motor listrik itu langsung ditunggangi oleh Kepala Desa Pulau Sededap Ya'kup untuk berkeliling desa.

"Ini sangat unik tidak punya suara dan sangat cukup dari ujung ke ujung jauh. Bagus ini daripada motor biasa lebih irit karena nggak pakai bahan bakar. Mudah-mudahan masyarakat bisa membeli motor yang sejenis ini, suara tidak ada sama sekali. Ini juga mengurangi polusi udara," kaya Ya'kup kepada detikcom beberapa waktu lalu di Sededap, Natuna.

Pada awalnya Ya'kup tidak menyangka dirinya terpilih sebagai Camat yang mendapatkan motor listrik dari PLN. Dari pihak PLN memberikan motor listrik secara cuma-cuma berkat kinerja Ya'kup yang dinilai baik.

Brrmm! Enaknya Naik Motor Listrik Keliling Pulau PerbatasanFoto: PLN

Dia pun mengungkapkan rasa syukurnya kepada PLN yang telah memberikan fasilitas luar biasa untuk Desa Sededap. "Ini juga membantu kami selaku kepala desa dalam beraktivitas baik itu untuk kebutuhan warga ataupun pemerintah. Dengan motor listrik ini kami dari pemerintah desa sangat berterima kasih sangat terbantu," pungkasnya.

Wakil Bupati Natuna Ngesti Yuni Suprapti mengapresiasi pembagian motor listrik oleh PLN ini. Dia menganggap motor listrik berkontribusi mengurangi pemakaian bahan bakar hingga polusi. Apalagi BBM sulit untuk kabupaten kepulauan seperti Natuna.

"Daerah Sededap sudah ada mungkin daerah-daerah lain juga akan meniru khususnya daerah kepulauan," ucapnya.

Sementara itu Vice President Public Relation PLN Dwi Suryo Abdullah mengatakan sosialisasi motor listrik ini penting untuk menjaga agar lingkungan tetap asri dan sehat.

"Target nya setiap kantor layanan prioritas pertama di kepulauan, kendaraan operasional akan menggunakan motor listrik," jelas dia.

detikcom pun berkesempatan mencoba motor listrik ini. Ternyata penggunaan dan pengoperasiannya mirip motor matik namun lebih ringan dan kecepatannya tidak secepat matik. Jika baterai habis tinggal dicolok ke daya hingga 8 sampai 10 jam.

Diketahui, sudah ada tiga motor listrik yang disebar di Kabupaten Natuna. Rinciannya 1 unit untuk SMA Negeri 01; 1 unit untuk Lembaga Adat Melayu dan 1 unit untuk Kades Sededap.




(mul/mpr)


Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com