WNI Wafat, Anggota Komisi I Minta Evaluasi Sistem Antre Paspor di KBRI KL

Haris Fadhil - detikNews
Jumat, 01 Nov 2019 11:18 WIB
Christina Aryani (Foto: Grandyos Zafna-detikcom)
Jakarta - Seorang WNI bernama Tamam bin Arsyad wafat saat mengurus nomor antrean paspor di KBRI Kuala Lumpur. Anggota Komisi I DPR dari Fraksi Golkar Christina Aryani mengkritik sistem yang dinilainya membuat WNI harus mengantre lama demi mengurus paspor.

"Ini harus menjadi momentum evaluasi bagi pihak KBRI Kuala Lumpur termasuk tentunya Kementerian Luar Negeri di Jakarta. Mengapa proses pengantrean memakan waktu sangat lama?" kata Christina kepada wartawan, Jumat (1/11/2019).



Christina pun mengaku prihatin dengan meninggalnya Tamam yang punya riwayat penyakit jantung saat antre pengurusan paspor. Dia mengatakan sebenarnya sistem pengambilan nomor urut sudah bisa dilakukan secara online, namun masih banyak pekerja migran yang hadir langsung ke KBRI.

"Jika ternyata layanan pengambilan nomor urut paspor bisa dilakukan secara online, nyatanya para pekerja migran tetap memilih mengantre, ini bisa saja karena ketidaktahuan dan itu artinya kurangnya sosialisasi dari KBRI terkait mekanisme pengurusan dokumen," tuturnya.
Selanjutnya
Halaman
1 2 3