Mahfud MD: Tewasnya Azahari Ciutkan Aksi Terorisme
Jumat, 11 Nov 2005 18:44 WIB
Jakarta - Tanggapan positif atas tewasnya Azahari terus bermunculan. Menurut anggota Komisi III DPR RI, Muhammad Mahfud MD, tewasnya Azahari akan membuat kelompok terorisme di Tanah Air menciut.Keyakinan ini disampaikan mantan Menteri Pertahanan di era Presiden Gus Dur ini kepada wartawan usai silaturrrahmi, di Perumahan Taman Sari Persada Raya, Jati Bening, Bekasi, Jumat (11/11/2005)."Saya tidak yakin teroris akan semakin mengeras karena pimpinan sudah tewas, justru akan menciut. Selain itu, citra pemerintahan SBY akan naik, karena ini prestasi yang menggembirakan di bidang polkam. Bahkan sepanjang tahun 2005 ini," kata Mahfud.Namun, menurut Mahfud, uji DNA terhadap jenazah Azahari perlu dilakukan untuk meyakinkan masyarakat luas. Terutama bagi keluarga Azahari yang meminta dilakukan pengetesan DNA, serta berguna untuk kepentingan hukum. "Saya kira itu tidak ada salahnya dilakukan, karena saya yakin hasilnya tidak akan berbeda," jelasnya.Mahfud juga mengimbau pihak kepolisian untuk tidak mengkhawatirkan jika dilakukan pengetesan DNA ternyata hasilnya akan berbeda. "Karena pengetesan forensik sidik jari sudah cocok bahwa itu Dr Azahari, apalagi ditambah dokumen dari pemerintah Malaysia yang juga cocok," ujar Mahfud.Kaburnya Al FarouqMahfud menduga lepasnya tersangka pelaku teror di tanah air, Umar Al Farouq, dari penjara markas AS Bagram di Afganistan, merupakan bagian dari operasi intelijen. Namun mahfud tidak menjelaskan lebih lanjut prihal operasi intelijen tersebut."Saya rasa sulit dipercaya orang dapat dengan mudah lari dari sebuah penjara yang begitu ketat pengawasannya," tandas Mahfud seraya menyampaikan dugaannya bahwa pelarian itu dilakukan melalui perencanaan yang baik, apakah dari teroris itu ataukah dari peranan pemerintah asing.
(gtp/)











































