BNPB: Status Siaga Karhutla di Riau-Kalteng-Kalsel Selesai

BNPB: Status Siaga Karhutla di Riau-Kalteng-Kalsel Selesai

Farih Maulana Sidik - detikNews
Kamis, 31 Okt 2019 18:45 WIB
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Humas BNPB Agus Wibowo (Farih/detikcom)
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Humas BNPB Agus Wibowo (Farih/detikcom)
Jakarta - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebut titik api di sejumlah wilayah karhutla sudah berkurang. BNPB mencabut status siaga darurat karhutla di Riau, Kalimantan Tengah (Kalteng), dan Kalimantan Selatan (Kalsel).

"Hari ini status siaganya yang sudah selesai daerahnya adalah di Riau selesai, kemudian Kalimantan Tengah selesai, dan Kalimantan Selatan selesai," ujar Kepala Pusat Data, Informasi, dan Humas BNPB Agus Wibowo di kantor BNPB, Jl Pramuka, Jakarta Timur, Kamis (31/10/2019).


Agus mengatakan keputusan penurunan status karhutla itu berdasarkan rapat koordinasi. Khusus Riau, kata Agus, titik api karhutla sudah berkurang akibat musim hujan, sehingga status siaga darurat dicabut.

"Jadi untuk itu diputuskan untuk dihentikan sampai tanggal 31 hari ini berhenti, jadi seluruh operasi dihentikan tapi masing-masing akan ke mode normal. Saya kira dampaknya tidak terlalu besar dan titik apinya sudah jauh berkurang sehingga diputuskan untuk dihentikan karena dianggap sudah aman," jelasnya.


Meski demikian, Agus menyebut masih ada wilayah yang masih dalam status siaga darurat, antara lain di Palembang, Sumatera Selatan. Agus mengatakan untuk wilayah Kalimantan Barat statusnya masih berlaku sampai 31 Desember 2019.

Adapun Jambi dan Sumatera Selatan status siaga daruratnya diberlakukan sampai 10 November 2019.

"TMC (operasi Teknologi Modifikasi Cuaca) masih banyak di Sumatera. Posisinya sekarang di Sumatera Selatan, di Palembang. Kemudian di Kalimantan sudah tidak ada operasi TMC karena sudah mulai hujan di sana," jelas dia.


Sementara itu, lanjut Agus, berdasarkan sumber Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) sejak 1 Januari sampai 30 September 2019 total ada 857.756 hektare (Ha) luas hutan dan lahan yang terbakar.


Simak juga video "Perpustakaan Keliling di Pelosok Kepri, Tembus Medan Memprihatinkan" :

[Gambas:Video 20detik]

(fas/idn)