Evaluasi Menterinya, SBY Tak Singgung Reshuffle
Jumat, 11 Nov 2005 17:29 WIB
Jakarta - Lain dari biasanya, sidang kabinet Kamis (11/11/2005) siang ini berlangsung lebih singkat dibanding sebelumnya. Hanya kurang dari dua jam sejak dimulai pada pukul 14.00 WIB. Sidang yang dipimpin langsung Presiden SBY sama sekali tidak membahas rencana pergantian menteri dan anggota Kabinet Indonesia Bersatu lainnya. "Tadi yang dibicarakan soal pelaksanaan program kerja 2005 yang tinggal 1,5 bulan lagi, dan apa harapan 2006. Presiden juga sampaikan evaluasi kabinet," kata Menkominfo Sofyan Djalil, pada wartawan di Kantor Presiden, Jakarta. Diungkapkannya, kepada para menteri, SBY menjelaskan bahwa evaluasi kinerja kabinet tahunan tidak berarti bongkar pasang kabinet. Jadi tidak benar bahwa pada pada akhir tahun nanti akan ada tim baru yang dibentuk presiden. Begitu juga tahun depan. "Tidak seperti itu. Bahkan beliau minta menteri juga evaluasi kinerja departemennya masing-masing," jelas Sofyan. Untuk menggenjot program kerja 2005 yang belum terealisasi, dibentuk posko di departemen bersangkutan. Tugasnya adalah memantau pelaksanaan proyek di masing-masing provinsi agar tepat waktu. "Pada awal Januari DIPA bisa diserahkan ke gubernur. Sehingga program kerja pemerintah 2006 bisa dilaksanakan pada awal tahun," sambungnya.
(nrl/)











































